RHK GMIM
MENU
RHK GMIM 28 Februari 2026

RHK GMIM 28 Februari 2026

Mazmur 130:8, Dia Membebaskan Kesalahan UmatNya

"Dialah yang akan membebaskan Israel dari segala kesalahannya."

— Mazmur 130:8

Dia Membebaskan Kesalahan UmatNya

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Ada kisah tentang Anthony Ray Hinton. seorang pria asal Alabama AS, menghabiskan hampir 30 tahun di penjara atas tuduhan pembunuhan yang tidak dilakukannya. Pada tahun 1985, Hinton yang saat itu berusia 29 tahun, dituduh melakukan dua pembunuhan di restoran di Bringham. Meskipun tidak ada bukti fisik yang kuat, seperti sidik jari atau saksi mata yang jelas, ia dihukum berdasarkan kesaksian balistik yang kemudian terbukti cacat. Setelah bertahun-tahun berjuang, pada tahun 2015 Mahkamah Agung AS akhirnya membatalkan hukumannya. Hinton dibebaskan pada usia 58 tahun. Setelah bebas ia menulis buku berjudul The Sun Does Shine, yang menceritakan pengalaman dan bagaimana ia bertahan dengan harapan serta keyakinan.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Dalam firman hari ini, pemazmur mengungkapkan keyakinannya bahwa Tuhan Allah yang akan membebaskan umat-Nya Israel dari segala kesalahannya. Kata Ibrani yipdeh dari padah, berarti membebaskan, menyelamatkan (Inggris: redeem, deiiver). Jadi membebaskan dari kesalahan juga bermakna menyelamatkan dari hukuman akibat kesalahan. Artinya, Tuhan Allah mengampuni, menebus, membebaskan, dan menyelamatkan umat-Nya. Itulah yang dipercaya oleh pemazmur dan memang itulah yang dilakukan Tuhan Allah. Dia mengampuni kesalahan umat-Nya dan membawa mereka kembali dari pembuangan.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Meskipun berbeda dengan kisah Hinton tadi yang tidak bersalah namun dipenjara, namun kita harus mengakui bahwa kita sebenarnya pantas dihukum karena bersalah dan berdosa. Namun kita percaya bahwa telah diberikan pengampunan dan pembebasan dari Tuhan Allah atas kesalahan dan dosa kita. Kita diampuni dan dibebaskan bukan karena kebaikan kita, tetapi hanya karena kasih karunia, anugerah dari Tuhan Allah.

Sebagai keluarga Kristen, kita harus mengakui bahwa sebagai orangtua maupun anak, kita juga sering melakukan kesalahan, pelanggaran dan dosa. Mungkin kita menyakiti hati orang lain, mungkin juga sikap dan perlakuan kita yang tidak pantas, ada tindakan dan pikiran kita yang tidak layak di hadapan Tuhan Allah dan sesama. Tanpa kuasa dan kasih-Nya, maka kita tidak akan bebas dari jerat dan belenggu dosa. Oleh karena itu, kita tidak boleh menyia-nyiakan pembebasan, pengampunan dan pemulihan yang telah Tuhan Allah berikan. Kebebasan itu harus dimaknai dengan benar yaitu melakukan kehendak-Nya dengan taat dan setia.

Doa

Ya Tuhan Allah, terima kasih atas anugerah-Mu yang telah membebaskan kami dari kesalahan dan dosa-dosa. Ajarlah kami memaknainya dengan melakukan kehendak-Mu dan patuh pada firman-Mu sebagai rasa syukur dan terima kasih kami kepada-Mu. Dalam nama Yesus Kristus. Amin.