"Sebab Kristus mengutus aku bukan untuk membaptis, tetapi untuk memberitakan Injil;"
— 1 Korintus 1:17a
Menyadari dan Melaksanakan Tugas dengan Setia
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Menyadari tugas dan apa yang harus dikerjakan adalah langkah awal menuju keberhasilan dalam tugas. Seseorang yang menyadari tugasnya akan bekerja sesuai tugasnya dan pada akhirnya mencapai keberhasilan. Ada banyak orang yang tak mengetahui apa tugas utama mereka dan apa yang harus mereka kerjakan. Orang-orang yang demikian akan berjalan terkatung-katung dan dalam kebingungan.
Rasul Paulus adalah seorang yang bergerak dengan visi dalam hidup dan pelayanan, ia tahu apa yang harus dikerjakannya dan apa kehendak Tuhan Allah atasnya. Ia menegaskan hal ini kepada jemaat Kristen di Korintus, yakni bahwa ia diutus Yesus Kristus untuk memberitakan Injil, bukan untuk membaptis. Pernyataan ini bukanlah soal mana yang lebih penting, apakah memberitakan Injil ataukah membaptis. Dari Amanat Agung kita mengetahui bahwa dua hal tersebut adalah perintah Yesus Kristus untuk dilakukan semua murid-Nya. Yesus berkata, "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus" (Matius 28:19). Perintah memberitakan Injil dan membaptis adalah dua hal yang sama-sama penting dalam pemenuhan Amanat Agung Yesus Kristus.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Pernyataan Paulus tentang tugasnya untuk memberitakan Injil dimaksudkan agar jemaat Korintus mengetahui hal apa yang diusahakan dan dikerjakan Paulus dalam pelayanannya hari demi hari. Ia tidak hadir di Korintus untuk membaptis dan mengumpulkan nama-nama orang yang dibaptisnya, lantas mengklaim status istimewa di tengah jemaat, ia telah menerima tugas pemberitaan Injil dan dengan setia ia melakukannya. Komitmennya begitu nyata dalam ungkapannya, "Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil" (1 Korintus 9:16).
Sebagai orang percaya dan sebagai keluarga Kristen, adakah kita mengetahui untuk apa kita hidup di dunia ini? Tugas apa yang dipercayakan Tuhan Allah untuk kita kerjakan dengan setia? Setiap kita dipanggil untuk menghidupi panggilan yang Tuhan Allah percayakan di keluarga, jemaat, dan masyarakat di mana kita ada. Dalam menghidupi dan melaksanakan tugas itu kita diminta untuk setia melakukannya. Bersediakah kita melakukan tugas kita dengan setia? Amin.
Doa
Doa: Ya Tuhan Allah, tolonglah kami melaksanakan dengan setia tugas-tugas yang Kau percayakan kepada kami untuk dilakukan, mulai dari keluarga, jemaat, dan masyarakat di mana kami ada. Biarlah nama-Mu dipermuliakan melalui tugas-tugas yang kami lakukan dan selesaikan. Amin.