"Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu. Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya,"
— Kolose 3:8-9
Kenakanlah Manusia Baru
Sobat Obor,
Pernah lihat seseorang setelah make-over total?
Penampilan berubah, tapi apakah hatinya juga? Paulus
berbicara tentang perubahan sejati, bukan sekadar tampilan
luar, la berkata bahwa kita telah mengenakan manusia baru yang terus-
menerus diperbarui menurut gambar Sang Pencipta. Ini bukan tentang
menjadi versi "lebih baik" dari diri kita, tapi tentang menjadi serupa dengan
Kristus. Ketika kita percaya kepada-Nya, identitas kita diganti, bukan hanya
dibersihkan. Kita bukan lagi manusia lama dengan dosa sebagai identitas,
tapi ciptaan baru yang bertumbuh dalam kebenaran dan itu semua harus
benar benar nampak dalam hidup dan perilaku kita setiap hari.
Sobat Obor,
Dalam teologi Calvinis, ini berkaitan erat dengan pemulihan
imago Dei—gambar Allah yang rusak karena dosa, tapi sedang dipulihkan
oleh karya Roh Kudus. Pembaruan ini bukan instant, tapi terus-menerus.
Dan dalam Kristus, semua perbedaan duniawi seperti etnis, budaya, dan
status sosial tidak lagi menjadi pembatas. Semua yang ada di daldm Kristus
disatukan dalam satu tubuh, karena Dialah yang menjadi "semua dan di
dalam segala sesuatu". Ini adalah identitas baru kita—bukan berdasarkan
asal, tapi berdasarkan kasih pilihan Allah.
Sobat Obor,
Banyak anak muda merasa harus membuktikan nilai diri lewat
penampilan, pencapaian, atau validasi dari orang lain. Kita hidup di zaman
yang menuntut kita untuk "terlihat hebat" meski sedang hancur di dalam.
Tapi Firman Tuhan menegaskan: nilai kita tidak terletak pada apa yang kita
punya, tapi pada siapa yang tinggal dalam kita. Sebagai pemuda gereja,
mari kenakan manusia baru setiap hari. Bukan hanya dengan berdoa dan
membaca Alkitab, tapi dengan menghidupi identitas kita sebagai milik
Kristus yang hidup. Amin (KK).
