GMIM

OBOR PEMUDA · 2025-09-10

Renungan Obor Pemuda GMIM, 11 September 2025

"…dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya; dalam hal ini tiada lagi orang Yunani atau orang Yahudi, orang bersunat atau orang tak bersunat, orang Barbar atau orang Skit, budak atau orang merdeka, tetapi Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu."

— Kolose 3:10-11

Kenakanlah Kasih dan Kerendahan

Sobat Obor,

Pernah lihat pemain basket yang lupa pakai jersey
tim saat pertandingan? Sekalipun dia jago, tanpa seragam itu
dia dianggap asing dan tak bisa main. Seragam bukan sekadar
kain—itu identitas. Begitu juga hidup orang percaya. Paulus menyebut kita sebagai orang-orang pilihan Allah, yang dikuduskan dan dikasihi-Nya.
Maka, seperti memakai seragam, kita harus mengenakan belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan, dan kesabaran. Ini bukan
hiasan, tapi cerminan siapa kita dalam Kristus. Dunia boleh keras, tapi kita
dipanggil hidup dengan hati yang lembut dan sabar, terutama ketika orang
lain menyakiti atau mengecewakan kita.

Sobat Obor,

Secara teologis ini bicara soal identitas kita sebagai umat
pilihan Allah. Dalam pandangan Calvinis, kita dipilih bukan karena layak, tapi karena anugerah semata. Kita tidak dipilih karena baik, tapi supaya hidup
kita dipakai untuk menyatakan kebaikan Allah. Itu berarti, mengampuni
orang lain bukan pilihan tambahan—itu konsekuensi dari kasih yang telah
kita terima. Kita mengampuni bukan karena orang itu layak, tapi karena kita
sendiri telah diampuni lebih dulu oleh Allah. Jadi, kasih dan kerendahan hati
bukan tanda kelemahan, tapi bukti kekuatan Injil dalam diri kita.

Sobat Obor,

Dunia hari ini mempromosikan amarah dan balas dendam.
Tapi Yesus mengajar sebaliknya. Jadi, mari jadi generasi yang berbeda.
Mulailah dari hal kecil: jangan buru-buru unfollow orang hanya karena beda
pendapat, belajarlah minta maaf duluan walau kamu benar, dan pilih diam
saat kamu bisa membalas. Saat kita memilih untuk mengenakan kasih, kita
sedang memperlihatkan Yesus kepada dunia. Dan percayalah, kasih yang
kamu tabur tidak akan sia-sia, percayalah segala yang baik mendatangkan
konsekuensi yang baik pula. Amin (KK).

Artikel Terkait

Bagikan:

Bagikan Artikel Ini

Artikel Terkait

Terakhir Diperbarui: 11/9/2025