GMIM

OBOR PEMUDA · 2025-09-14

Renungan Obor Pemuda GMIM, 15 September 2025

"Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya."

— Matius 25:31

Kedatangan Anak Manusia

Sobat Obor,

Pada beberapa tahun yang lalu ada satu film
dengan sutradara asal Jerman bernama Rolland Emmerich
berhasil menghebohkan dunia dengan film berjudul 2012. Film
ini menjelaskan tentang keadaan yang terjadi di akhir zaman. Film ini diberi
judul 2012 karena terinspirasi oleh ada suatu keyakinan bahwa akhir zaman
terjadi di tanggal 21-12-12. Film ini memang berhasil menghebohkan dunia
tapi ada satu makna teologis yaitu akhir zaman tidak terjadi di tanggal
tersebut. Mengapa ? Mat 24:36 menjelaskan bahwa tentang hari itu tidak
ada seorang pun yang tahu bahkan malaikat pun tidak.

Renungan hari ini menjelaskan tentang apabila Yesus Kristus datang dalam
kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia maka la
akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. Takhta kemuliaan adalah
lambang kedudukan Yesus Raja segala raja dan Hakim segala
hakim. Duduk di takhta berarti Kristus tidak hanya memerintah, tetapi juga
menghakimi dengan kuasa penuh. Kristus sekarang tampil bukan lagi
sebagai Hamba yang menderita tetapi sebagai Hakim dunia. Teolog Leon
Morris menjelaskan bahwa bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya
menunjukkan keilahian-Nya secara penuh dinyatakan. Ini momen di mana
semua ciptaan menyaksikan siapa Kristus sebenarnya.

Sobat Obor,

Lewat renungan ini hendak memberikan pesan-pesan firman
bagi kita semua: Kedatangan Kristus kembali adalah suatu hal yang pasti
akan terjadi, Kedatangan Kristus kembali dan Penghakiman Terakhir adalah
suatu hal yang pasti akan terjadi. Kapan waktunya ? Tidak ada seorangpun
yang tahu bahkan malaikat pun tidak. Yang penting untuk kita lakukan
bukan mencari tahu waktunya kapan tapi mengisi waktu yang Tuhan
anugerahkan dengan hidup sungguh-sungguh beriman dan menunjukkan
buah-buah iman termasuk lewat mengasihi sesama. Selain itu, renungan
ini memberi keyakinan iman bagi kita bahwa Yesus Kristus itu sungguh-
sungguh Allah yang tentunya adalah Raja sekaligus Hakim bagi semua
bangsa. John Calvin : “Kristus tidak hanya datang untuk menyelamatkan,
tetapi juga untuk menghakimi. Takhta-Nya adalah takhta kasih dan
keadilan, di mana la memisahkan terang dari gelap, yang kudus dari yang
najis." Amin (SM).

Artikel Terkait

Bagikan:

Bagikan Artikel Ini

Artikel Terkait

Terakhir Diperbarui: 15/9/2025