GMIM

RHK GMIM 25 September 2026: Taat Pada Kehendak Tuhan Allah, Yohanes 10:17-18

RHK · 2026-09-24

RHK GMIM 25 September 2026 – Taat Pada Kehendak Tuhan Allah (Yohanes 10:17-18)

Yohanes 10:17-18

📖RHK Hari Ini
Ingin membaca edisi terbaru atau menjelajahi seluruh arsip RHK?
RHK Hari Ini

"Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali. Tidak seorangpun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku."

--- Yohanes 10:17-18

Taat Pada Kehendak Tuhan Allah

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Kehidupan sering membuat kita harus memilih dan menghadapi berbagai tantangan. Tidak selalu mudah untuk menyesuaikan keinginan pribadi dengan apa yang Tuhan Allah kehendaki dalam hidup kita. Kadang, ada saatnya hati kita ingin sesuatu yang berbeda dari yang Tuhan Allah inginkan. Masa-masa sulit, tantangan yang berat dan godaan yang sulit dihindari, menjadi tantangan nyata bagi setiap orang percaya. Sebab dalam situasi seperti itu, orang percaya dituntut untuk menunjukkan ketaatan dan kesetiaannya kepada Tuhan Allah. Banyak yang mampu bertahan dalam iman dan tetap taat/setia, namun tidak sedikit juga yang kemudian beralih dan menjadi tidak percaya lagi kepada Yesus Kristus.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Dalam ayat 17-18, Yesus Kristus berkata, 'Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali. Tidak seorang pun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku.' Melalui kata-kata ini, Yesus Kristus menegaskan bahwa pengorbanan-Nya bukan karena dipaksa atau tidak ada pilihan, tetapi karena keputusan-Nya sendiri yang lahir dari kasih dan ketaatan kepada Allah Bapa. Ia rela menyerahkan nyawa-Nya demi tugas yang diberikan Allah Bapa, dengan penuh kesadaran dan kerelaan. Ini adalah bentuk kasih yang paling besar, sekaligus bukti bahwa Yesus Kristus mempercayakan hidup-Nya sepenuhnya kepada kehendak Allah Bapa, bukan kepada kehendak manusia. Ketaatan Yesus Kristus adalah contoh nyata bagi semua orang percaya, bahwa taat itu bukan sekadar melakukan aturan, tapi sungguh-sungguh percaya dan berserah kepada rencana Tuhan Allah yang terbaik.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Sebagai pengikut Yesus Kristus, kita pun diajak belajar untuk taat seperti Dia. Taat kepada Tuhan Allah artinya bersedia mengikuti kehendak-Nya, walaupun kadang sulit dan tidak sesuai harapan kita. Mulailah dari hal-hal kecil: berdoa sebelum mengambil keputusan, berani berkata benar walau mungkin sulit dan setia dalam tanggung jawab kerja dan pelayanan. Jika mau belajar taat, perlahan-lahan kita akan melihat bahwa kehendak Tuhan Allah selalu mendatangkan damai, sukacita dan berkat dalam hidup kita.

Doa

Ya Tuhan Allah, ajari kami untuk taat seperti Yesus Kristus. Kuatkan hati kami supaya bisa percaya dan berserah pada kehendak-Mu, walau kadang kami sulit memahami rencana-Mu. Dalam nama Yesus Kristus kami berdoa. Amin.

Tentang Penulis

Ditulis oleh Tim RHK GMIM di bawah pengelolaan Donald K. Lumingkewas, berafiliasi dengan Dodoku GMIM, media informasi warga GMIM di Sulawesi Utara. Lihat profil lengkap di halaman Tentang.

Bagikan Artikel Ini

Artikel Terkait

Terakhir Diperbarui: 24/9/2026