RHK GMIM
MENU
RHK GMIM 07 Maret 2026

RHK GMIM 07 Maret 2026

Yeremia 18:16-17, Kengerian Akibat Berpaling Dari Tuhan Allah

"Maka mereka membuat negerinya menjadi kengerian menjadi sasaran suitan untuk selamanya. Setiap orang yang melewatinya akan merasa ngeri, dan akan menggeleng-gelengkan kepalanya. Seperti angin timur Aku akan menyerakkan mereka di depan musuhnya. Belakang-Ku akan Kuperlihatkan kepada mereka dan bukan muka-Ku pada hari bencana mereka.""

— Yeremia 18:16-17

Kengerian Akibat Berpaling Dari Tuhan Allah

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Sifat Tuhan Allah adalah kasih, namun Dia juga adil, kudus dan membenci dosa. Menolak kasih-Nya dan memilih hidup di dalam dosa akan mendatangkan penghukuman. Karena penghukuman adalah cara-Nya untuk mendisiplinkan umat-Nya. Firman saat ini menunjukkan bahwa akibat dosa umat maka mereka membuat negerinya menjadi kengerian dan sasaran ejekan. Kata ngeri memang diterjemahkan dari kata sheruqah yang berarti siulan dan mendesis atau siulan sebagai ejekan. Kondisi ini merupakan hukuman yang teralami di seluruh negeri. Tanah yang dulunya subur dan diberkati luar biasa, kini menjadi tanah yang tandus.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati oleh Tuhan Yesus,

Umat Tuhan Allah yang seharusnya menjadi berkat bagi bangsa lain, justru membuat setiap orang yang melihat kehancuran mereka 'menggeleng-gelengkan kepalanya.' Menggelengkan kepala sebagai tanda keheranan dengan apa yang terjadi dengan Yehuda. Tidak ada pertolongan lagi bagi mereka, sebab Tuhan Allah membuat mereka tercerai-berai di depan musuhnya seperti debu ditiup angin timur yang panas dan kering; metafora kekalahan, dipermalukan, kehancuran dan penderitaan. Bahkan Tuhan Allah berfirman "Belakang-Ku akan Kuperlihatkan kepada mereka dan bukan muka-Ku pada hari bencana mereka" (ayat 17). Ini adalah gambaran yang sangat menyedihkan. Ketika umat-Nya berada dalam kesesakan, Tuhan Allah tidak lagi menyatakan kasih dan pertolongan-Nya. Apa yang mereka lihat hanyalah "belakang" Tuhan Allah yakni sebagai lambang bahwa Dia telah berpaling dari mereka.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Sebagai keluarga Kristen, firman hari ini mengingatkan kita agar jangan menunggu murka Tuhan Allah dinyatakan baru kita sadar dan bertobat dari dosa yang kita perbuat. Ketika Tuhan Allah menegur dan memberi peringatan jangan mengeraskan hati. Teguran-Nya adalah tanda kasih agar kita tidak terus berjalan menuju kehancuran. Sebab, telah kita lihat melalui perenungan saat ini, hidup yang mengabaikan peringatan-Nya bukan hanya kehilangan berkat tetapi juga mendatangkan kebinasaan. Oleh karenanya, hal yang paling menakutkan dalam hidup adalah jika terpisah dari Tuhan Allah. Sebagai keluarga Kristen, sangat penting untuk peka terhadap suara-Nya. Karena itu, bangunlah terus relasi dengan Dia melalui doa. membaca Alkitab dan mengaplikasikannya dalam hidup sehari-hari. Amin.

Doa

Ya Tuhan Allah, ajari kami hidup dalam ketaatan dan kesetiaan untuk mengikuti jalan-Mu. Jangan biarkan kami mengalami hari di mana Engkau berpaling dan tidak menunjukkan wajah-Mu terhadap kami. Dalam nama Yesus Kristus. Amin.