RHK GMIM
MENU
RHK GMIM 25 Januari 2026

RHK GMIM 25 Januari 2026

1 Yohanes 2:7-8, Perintah Lama yang Diperbarui dalam Terang Kristus

"Saudara-saudara yang kekasih, bukan perintah baru yang kutuliskan kepada kamu, melainkan perintah lama yang telah ada padamu dari mulanya. Perintah lama itu ialah firman yang telah kamu dengar. Namun perintah baru juga yang kutuliskan kepada kamu, telah ternyata benar di dalam Dia dan di dalam kamu; sebab kegelapan sedang lenyap dan terang yang benar telah bercahaya."

— 1 Yohanes 2:7-8

Perintah Lama yang Diperbarui dalam Terang Kristus

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.

Berbicara tentang hal yang lama dan baru secara jasmani, orang cenderung menghubungkan dengan barang-barang tertentu, misalnya pakaian, kendaraan yang sudah lama ada tetapi tampak masih seperti baru. Entahkah karena dirawat dengan baik atau pun dijaga dengan baik. Orang akan senang melihatnya meskipun tergolong barang lama, karena tampak seperti baru.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.

Firman Tuhan 1 Yohanes 2:7-8, menjelaskan tentang sebuah hal menarik yaitu perintah yang lama namun sekaligus baru. Perintah yang dimaksud tidak lain adalah perintah untuk saling mengasihi. Perintah ini "lama" karena sudah ada sejak awal, bahkan sejak zaman Perjanjian Lama. Namun, dijelaskan sebagai perintah "baru". Kebaruan perintah ini terletak pada penerapannya yang selalu segar dan relevan dalam setiap konteks kehidupan. Perintah ini terus relevan sebab terang sedang bersinar melenyapkan kegelapan. Terang kasih Yesus Kristus bukan sekadar konsep abstrak atau slogan kosong tetapi adalah panggilan untuk bertindak, untuk hidup dengan cara yang mencerminkan terang kasih Yesus Kristus dalam situasi nyata sehari-hari.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.

Sebagai keluarga Kristen setiap hari kita dihadapkan pada pilihan-pilihan seperti memaafkan atau menyimpan dendam, membantu atau mengabaikan, berbelas kasih atau bersikap acuh dan lain sebagainya. Dalam setiap pilihan, perintah untuk mengasihi menjadi "baru" karena menuntut respons yang segar. Terang kasih bukan hanya tentang apa yang dilakukan, tetapi juga tentang siapa kita. Ketika orang percaya berakar dalam Yesus Kristus, terang itu melenyapkan kegelapan dalam hati dan hidupnya.

Tantangan bagi kita hari ini adalah melihat perintah ini sebagai sebuah terang yang hadir di tengah kegelapan. Bagaimana kita dapat mengekspresikan terang kasih Yesus Kristus secara bermakna dalam konteks saat ini? Bagaimana dapat menjadikan "perintah lama" ini selalu segar dan transformatif dalam hidup kita dan orang-orang di sekitar? Mari kita renungkan dan terapkan perintah ini setiap hari dalam keluarga dan menjadikannya "baru" dalam setiap interaksi dan keputusan kita. Dengan demikian, sebagai keluarga Kristen tidak hanya mematuhi perintah, tetapi juga menjadi saksi hidup dari terang kasih Yesus Kristus yang selalu relevan dan membarui. Amin.

Doa

Ya Tuhan Allah yang mahakasih, terangilah senantiasa kehidupan kami dengan terang kasih-Mu. Sehingga kehidupan kami akan selalu dibarui untuk dapat hidup mematuhi perintah-Mu dan menjadikan kehidupan kami terus memancarkan terang di mana pun kami berada, dalam nama Yesus Kristus. Amin.