"Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia."
— 1 Yohanes 2:15-16
Melawan Keinginan Dunia
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Ketika memperhatikan dunia sekarang ini, kita akan dapat melihat betapa pesatnya perkembangan dalam berbagai sektor dan aspek kehidupan. Seiring dengan berbagai perkembangan tersebut maka berbagai tawaran dunia pun seolah semakin marak di sana sini. Berbagai tawaran dunia kadang kala membuat orang percaya terbuai oleh karena kenikmatan dan kesenangan sementara yang didapatkan.
Firman Tuhan hari ini. memberikan peringatan yang tegas tentang bahaya mengasihi dunia. "Dunia" di sini menunjuk pada sistem nilai, pola pikir dan hal-hal yang bertentangan dengan kehendak Tuhan Allah. Ini bukan tentang mencintai hal-hal baik dalam hidup, tetapi tentang di mana kita menempatkan prioritas dan kesetiaan utama kita. Hal-hal dalam dunia yang disebutkan adalah keinginan daging yang merujuk pada hasrat dan nafsu yang tidak terkendali, keinginan untuk memuaskan diri sendiri tanpa batasan moral. Keinginan mata yang berhubungan dengan kecenderungan kita untuk menginginkan apa yang kita lihat, seringkali berkaitan dengan materialisme dan hedonisme. Keangkuhan hidup atau kesombongan dan ambisi yang berlebihan, keinginan untuk meninggikan diri sendiri di atas orang lain dan bahkan di atas Tuhan Allah. Firman hari ini menegaskan bahwa kasih akan dunia dan kasih akan Bapa tidak dapat berdampingan dalam hati kita.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Melalui Firman Tuhan ini sebagai keluarga Kristen kita diajak untuk memeriksa hati kita dengan jujur. Seberapa besar pengaruh "dunia" dalam hidup kita? Apakah lebih didorong oleh nilai-nilai duniawi atau oleh kasih kepada Tuhan Allah? Mungkin saja tanpa kita sadari telah jatuh ke dalam jurang yang dalam, buaian keingingan duniawi yang begitu kita nikmati, sehingga menggantikan posisi Tuhan Allah sebagai pusat hidup kita. Hal ini bukan berarti kita mengisolasi diri dari dunia luar, melainkan untuk hidup dengan prioritas yang benar, yaitu menjadikan kasih kepada Tuhan Allah sebagai yang utama, bukan hal-hal duniawi. Ingatlah bahwa meskipun kita "ada di dalam dunia, tetapi kita "bukan dari dunia". Dengan demikian sebagai keluarga Kristen, kita dapat menjadi terang, membawa pengaruh positif tanpa terbawa arus nilai-nilai duniawi yang bertentangan dengan kehendak Tuhan Allah. Sebaliknya hidup kita benar-benar terpusat pada kehendak Tuhan Allah. Amin.
Doa
Bapa di sorga, kami memohon Roh Kudus-Mu membimbing dan mengarahkan kami untuk hidup mengasihi-Mu dan tidak mudah terpengaruh dengan hal-hal duniawi yang bertentangan dengan kehendak-Mu. Dalam nama Yesus Kristus. Amin.