"Sebab siapakah aku ini dan siapakah bangsaku, sehingga kami mampu memberikan persembahan sukarela seperti ini? Sebab dari pada-Mulah segala-galanya dan dari tangan-Mu sendirilah persembahan yang kami berikan kepada-Mu. Sebab kami adalah orang asing di hadapan-Mu dan orang pendatang sama seperti semua nenek moyang kami; sebagai bayang-bayang hari-hari kami di atas bumi dan tidak ada harapan."
— 1 Tawarikh 29:14-15
Memberi Persembahan Dengan Kerendahan Hati
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,Setiap individu punya kelebihan dan kekurangan dalam hidupnya. Kelebihan yang dimiliki akan menjadi sesuatu kekuatan jika digunakan untuk kepentingan bersama dan jadi berkat bagi banyak orang. Sementara kekurangan yang dimiliki seseorang, jangan membuatnya merasa rendah diri, masa bodoh dan menyerah pada keadaan.
Firman Tuhan Allah hari ini merupakan pertanyaan dari Daud: "Siapakah aku ini dan siapakah bangsaku?" Dari pertanyaan ini Daud memiliki kesadaran akan keterbatasan atau kekurangan dirinya dan bangsanya. Daud menyadari bahwa persembahan sukarela yang telah dikumpulkan dan dipersembahkan olehnya dan seluruh bangsa dalam rangka persiapan pembangunan Bait Suci, semua itu [berasal dari Tuhan Allah](mtpj/ mtpj-gmim-12-18-juli-2026-kekayaan-dan-kemuliaan-berasal-dari-tuhan-allah-1-tawarikh-29-10-19). Dan dari tangan Tuhan Allah sendirilah persembahan yang telah diberikan oleh Daud dan bangsanya. Kata persembahan sukarela (Ibr: nedabah, dari akar kata nadab) menunjukkan kemurahan hati dan kesediaan memberi untuk pembangunan Bait Allah dan menunjukkan kasih serta pengabdian kepada Tuhan Allah.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,Meskipun Raja Daud memiliki jabatan dan harta kekayaan yang melimpah, tetapi dia tidak menyombongkan diri di hadapan Tuhan Allah. Dengan kerendahan hati Daud menyatakan bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang, yaitu orang-orang yang tinggal sementara di suatu tempat dan tidak kekal seperti bayang-bayang di atas bumi. Bayang-bayang sifatnya hanya sementara, tergantung dari gerakan matahari artinya semua akan berlalu, tidak ada yang kekal. Daud menyadari bahwa mereka bukanlah pemilik yang sebenarnya dari bumi ini, tetapi hanya orang asing dan pendatang dan karena itu hanya bergantung pada Tuhan Allah saja.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,Firman Tuhan Allah hari ini menyadarkan kita, sebagai keluarga Kristen, bahwa hidup di bumi ini hanya sementara dan tidak kekal. Oleh karena itu, kita harus menyadari identitas kita di hadapan Tuhan Allah bahwa kita tidak dapat melakukan apa-apa tanpa Dia. Segala sesuatu yang kita miliki adalah karena kasih karunia Tuhan Allah. Ketika keluarga kita mampu memberi untuk menopang pelayanan dan pembangunan gereja, janganlah kita menjadi sombong, tetapi tetaplah rendah hati, sadarlah bahwa apa yang diberikan bukan milik kita tetapi milik Tuhan Allah. Amin.
Doa
Bapa kami yang ada di sorga, kami bersyukur karena Engkau senantiasa memberkati kehidupan kami. Kami menyadari akan identitas dan kehidupan kami di hadapan-Mu yang penuh kelemahan dan keterbatasan. Tetapi kami bersyukur karena kasih setia-Mu tetap Engkau berikan bagi kami. Mampukan kami menyadari bahwa apa yang kami berikan bukan berasal dari kami, tetapi berasal daripada-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus. Amin.


