"Maka perempuan itu meninggalkan tempayannya di situ lalu pergi ke kota dan berkata kepada orang-orang yang di situ: 'Mari, lihat! Di sana ada seorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat. Mungkinkah Dia Kristus itu?' Maka merekapun pergi ke luar kota lalu datang kepada Yesus."
— Yohanes 4:28–30
Panggilan Bersaksi Tentang-Nya
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,Pemberitaan Injil adalah panggilan kepada semua orang percaya untuk menjangkau orang yang belum percaya kepada Yesus Kristus. Namun, harus disadari bahwa panggilan untuk datang kepada Yesus Kristus menuntut seseorang meninggalkan segala sesuatu lalu mengikut-Nya. Seseorang tidak dapat mengikut Yesus Kristus bila menolak untuk meninggalkan segala sesuatu di belakangnya. Hal ini nyata saat Yesus Kristus memanggil murid-murid pertama-Nya, yakni Petrus dan Andreas, Yakobus dan Yohanes. Panggilan "Mari, ikutlah Aku". Mereka respons dengan segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia.
Hal yang sama terjadi pada perempuan Samaria. Apa yang dinyatakan Yesus Kristus tentang dirinya bahwa ia telah memiliki lima orang suami dan laki-laki yang sekarang bersamasamanya bukanlah suaminya, telah membuat dia yakin bahwa Yesus Kristus adalah seorang nabi. Percakapannya yang lebih lanjut dengan Yesus Kristus tentang penyembahan kepada Tuhan Allah telah membawa perempuan Samaria pada sebuah pertanyaan, "Mungkinkah Dia Kristus itu?" Perempuan itu segera meninggalkan tempayannya lalu pergi dan menyaksikan kepada orang-orang tentang Yesus Kristus. Apa yang dilakukan perempuan ini dapat dilihat secara simbolis sebagai tanda dari seorang murid yang mau meninggalkan segala sesuatu untuk pergi dan bersaksi tentang Yesus Kristus. Perempuan itu mengajak orang banyak "Mari, lihat! di sana ada seorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat. Mungkinkah Dia Kristus itu?" (ayat 29). "Mari, lihat" ajakan perempuan Samaria ini menyerupai panggilan Yesus Kristus kepada dua orang murid Yohanes yang mengikuti-Nya (Yoh. 1:39). Juga panggilan Filipus kepada Natanael (Yoh. 1:47).
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,Pengetahuan dan pengenalan Yesus Kristus atas hidup pribadinya menggugah keyakinannya. Ia tidak sekadar memandang Yesus Kristus sebagai seorang Yahudi yang meminta air kepadanya, tetapi memandang bahwa Yesus Kristus adalah seorang nabi. Pertanyaan yang mengungkapkan isi hatinya tentang Yesus Kristus diungkapkannya kepada orang banyak. Kesaksiannya membawa orang-orang datang kepada Yesus Kristus.
Sebagai keluarga Kristen, kita dipanggil untuk mengikut Yesus Kristus dalam komitmen sebagai seorang murid yang mau meninggalkan hidup kita yang lama, lalu berkomitmen untuk pergi dan bersaksi tentang Yesus Kristus. Maukah kita menjadikan hidup sebagai saksi Yesus Kristus untuk memanggil orang-orang datang kepada-Nya? Mari memulainya dari keluarga kita.
Doa
Ya Tuhan Allah, tolonglah kami merespons panggilan-Mu untuk meninggalkan segala sesuatu demi mengikut Engkau dan kuatkanlah komitmen kami untuk pergi bersaksi tentang-Mu, mulai dari rumah kami masing-masing. Kami berdoa dalam nama Yesus Kristus. Amin.


