GMIM

RHK GMIM 17 Agustus 2026: Tuhan Allah Mendengar Erang Orang yang Diperbudak, Keluaran 6:3-4

RHK · 2026-08-16

RHK GMIM 17 Agustus 2026 – Tuhan Allah Mendengar Erang Orang yang Diperbudak (Keluaran 6:3-4)

Keluaran 6:3-4

"Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa, tetapi dengan nama-Ku TUHAN Aku belum menyatakan diri kepada mereka. Bukan saja Aku telah mengadakan perjanjian-Ku dengan mereka untuk memberikan kepada mereka tanah Kanaan, tempat mereka tinggal sebagai orang asing," — Keluaran 6:3-4

Tuhan Allah Mendengar Erang Orang yang Diperbudak

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Hari ini sebagai warga negara Republik Indonesia, kita bersyukur karena boleh merayakan HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Dahulu kita adalah bangsa yang dijajah dan diperbudak oleh Belanda dan Jepang, kemudian pada tanggal 17 Agustus 1945 melalui Presiden Sukarno dan Wakil Presiden Muhammad Hatta, maka bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya. Merdeka berarti bebas dari penjajah dan berhak untuk menentukan perjalanan bangsa sendiri.

Hal yang sama juga dialami oleh umat Israel, mereka dijajah, diperbudak oleh bangsa Mesir. Tuhan Allah sudah berjanji untuk memberikan suatu negeri yang baik, negeri yang berlimpah susu dan madu (Kel. 3:8), yakni tanah Kanaan, kepada umat-Nya. Tuhan Allah juga memperhatikan dengan sungguh-sungguh penderitaan dan kesengsaraan umat-Nya, bahkan Ia mendengar rintihan mereka (Kel. 3:7). Tuhan Allah tidak tinggal diam menyaksikan umat kesayangan-Nya ditindas dan diperbudak. Ia bertindak membebaskan dan memberikan tanah Kanaan kepada umat-Nya. Tuhan Allah setia dengan janji-Nya dan Ia pasti akan menggenapinya.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Kesetiaan Tuhan Allah bukan hanya kepada umat Israel saja, tetapi juga kepada kita yang percaya kepada-Nya. Ia setia mendengar setiap doa, ratapan dan keluh kesah kita kepada-Nya. Ia bukan hanya sekadar mendengar saja, tetapi Ia juga berjanji akan menyertai, memberikan kemampuan dan pertolongan-Nya kepada kita. Asalkan kita tetap berharap kepada-Nya dan mau setia kepada-Nya. Tuhan Allah pasti bertindak untuk membebaskan umat-Nya dari belenggu dosa, kemiskinan dan ketidakberdayaan. Ia membuat kita merdeka, bebas dari perbudakan dosa dan memberi kehidupan baru. Teruslah berkarya, isilah alam kemerdekaan yang dianugerahkan Tuhan Allah dengan mendayagunakan semua potensi, bakat dan anugerah yang Ia berikan dalam hidup ini.

Doa

Bapa kami dalam sorga, kami bersyukur untuk kemerdekaan yang Engkau sudah berikan bagi bangsa dan negara Republik Indonesia. Tolonglah kami agar dapat mengisi kemerdekaan dengan melakukan apa yang Engkau kehendaki. Dalam nama Yesus Kristus kami berdoa. Amin.

Tentang Penulis

Ditulis oleh Tim RHK GMIM di bawah pengelolaan Donald K. Lumingkewas, berafiliasi dengan Dodoku GMIM, media informasi warga GMIM di Sulawesi Utara. Lihat profil lengkap di halaman Tentang.

Bagikan Artikel Ini

Artikel Terkait

Terakhir Diperbarui: 16/8/2026