GMIM

RHK · 2026-07-19

RHK GMIM 19 Juli 2026 – Janji Tuhan Allah Kepada Abraham Merujuk Kepada Kristus Yesus (Galatia 3:15-16)

Galatia 3:15-16

"Saudara-saudara, baiklah kupergunakan suatu contoh dari hidup sehari-hari. Suatu wasiat yang telah disahkan, sekalipun ia dari manusia, tidak dapat dibatalkan atau ditambahi oleh seorangpun. Adapun kepada Abraham diucapkan segala janji itu dan kepada keturunannya. Tidak dikatakan 'kepada keturunan-keturunannya' seolah-olah dimaksud banyak orang, tetapi hanya satu orang: 'dan kepada keturunanmu', yaitu Kristus."

— Galatia 3:15-16

Janji Tuhan Allah Kepada Abraham Merujuk Kepada Kristus Yesus

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Di kehidupan kita setiap hari diwarnai dengan janji. Orangtua kepada anak, suami kepada istri, pemerintah kepada rakyat. Manusia saling percaya karena ada janji, walaupun seringkali janji manusia gagal ditepati. Tuhan Allah juga membangun hubungan dengan umat-Nya lewat janji, mulai dari janji kepada Abraham, janji pembebasan kepada Israel, hingga janji keselamatan dalam Yesus Kristus. Kita bersyukur punya Tuhan Allah yang selalu setia menepati janji-Nya. Berbeda dari manusia, Tuhan Allah tidak pernah ingkar janji.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Janji Tuhan Allah kepada Abraham adalah janji terbesar dalam Alkitab. Tuhan Allah berjanji bahwa Abraham akan menjadi bapa banyak bangsa dan bahwa melalui dia, semua bangsa di bumi akan diberkati (Kejadian 12:1-3). Tetapi pernahkah kita berpikir, bagaimana janji ini berlaku untuk kita hari ini? Rasul Paulus menjelaskan bahwa ketika Tuhan Allah berbicara tentang "keturunan" Abraham, yang dimaksud bukan hanya bangsa Israel secara umum, tetapi juga Yesus Kristus. Galatia 3:16, Paulus menyebut bahwa janji itu menunjuk kepada satu pribadi, Yesus Kristus. Ini sangat penting karena Yesus Kristus adalah penggenapan dari semua janji Tuhan Allah. Dia datang sebagai Juruselamat, bukan hanya untuk satu bangsa, tetapi untuk semua orang yang percaya. Kita yang percaya kepada Yesus Kristus menjadi bagian dari keluarga Abraham.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Janji Tuhan Allah bukan hanya untuk masa lalu, tetapi berlaku sampai hari ini melalui Yesus Kristus. Ini berarti bahwa, sebagai keluarga Kristen, kita juga termasuk dalam rencana besar Tuhan Allah untuk memberkati dunia. Sebagai keluarga Kristen, kita belajar hidup berpegang pada janji Tuhan Allah meskipun belum melihat hasilnya. Itulah iman, mempercayai bahwa janji Tuhan Allah pasti tergenapi, karena Dia yang menjanjikan itu setia. Hidupi iman seperti Abraham. Sebagai keluarga Kristen, mari kita tetap menjadi berkat, seperti Abraham dipanggil untuk menjadi berkat bagi semua bangsa. Kita juga dipanggil untuk menjadi berkat bagi keluarga dan bagi orang lain.

Doa

Ya Tuhan Allah yang setia, terima kasih atas janji-Mu kepada Abraham yang telah digenapi dalam Yesus Kristus. Ajari kami untuk hidup seperti Abraham, percaya kepada-Mu dan menjadi berkat di mana pun kami berada. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.

Bagikan Artikel Ini

Artikel Terkait

Terakhir Diperbarui: 19/7/2026