"Maksudku ialah: Janji yang sebelumnya telah disahkan Allah, tidak dapat dibatalkan oleh hukum Taurat, yang baru terbit empat ratus tiga puluh tahun kemudian, sehingga janji itu hilang kekuatannya. Sebab, jikalau apa yang ditentukan Allah berasal dari hukum Taurat, ia tidak berasal dari janji; tetapi justru oleh janjilah Allah telah menganugerahkan kasih karunia-Nya kepada Abraham. Kalau demikian, apakah maksudnya hukum Taurat? Ia ditambahkan oleh karena pelanggaran-pelanggaran--sampai datang keturunan yang dimaksud oleh janji itu--dan ia disampaikan dengan perantaraan malaikat-malaikat ke dalam tangan seorang pengantara. Seorang pengantara bukan hanya mewakili satu orang saja, sedangkan Allah adalah satu."
— Galatia 3:17-20
Janji Tuhan Allah Tidak Dibatalkan Hukum Taurat
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,Dalam kehidupan sehari-hari, kita mengenal banyak perjanjian yang bisa dibatalkan oleh kesalahan manusia, perubahan aturan atau inkonsisten. Namun berbeda dengan janji Tuhan Allah, apa yang telah dijanjikan-Nya tidak bisa dibatalkan oleh apa pun, termasuk oleh Hukum Taurat yang datang kemudian. Rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Galatia menjelaskan bahwa janji Tuhan Allah kepada Abraham datang sebelum hukum Taurat diberikan. Hukum Taurat datang nanti 430 tahun kemudian. Paulus mengacu pada pemberian Taurat kepada Musa di Gunung Sinai.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,Firman Tuhan Allah pada hari ini pesannya jelas, hukum Taurat bukan pengganti janji dan tidak membatalkan janji Tuhan Allah. Taurat datang kemudian, bukan sebagai syarat untuk menerima janji. Keselamatan dan berkat Tuhan Allah berasal dari janji, bukan hukum Taurat. Ia menegaskan bahwa janji keselamatan melalui iman kepada Kristus Yesus, bukan melalui perbuatan hukum, telah ditetapkan lebih dulu dan tidak bisa dibatalkan oleh hukum Taurat yang datang belakangan. Artinya janji Tuhan Allah kepada Abraham dan kepada umat-Nya melalui Kristus Yesus bersifat kekal, sah dan tidak tergoyahkan. Hukum Taurat tidak membatalkan atau menggantikan janji itu, karena keselamatan selalu datang melalui iman, bukan melalui hukum Taurat.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,Sebagai keluarga Kristen, kita percaya bahwa keselamatan dan kasih karunia Tuhan Allah tidak tergantung pada seberapa sempurna kita menaati hukum, tetapi karena iman kita kepada Yesus Kristus. Ini adalah dasar pengharapan kita bahwa Tuhan Allah setia dan apa yang dijanjikan-Nya tetap berlaku, tidak berubah oleh zaman, kegagalan atau kelemahan manusia. Marilah sebagai keluarga Kristen, kita menerapkan iman dengan berpegang pada janji Tuhan Allah dalam kehidupan sehari-hari. Caranya, kita tetap percaya dan tidak mudah putus asa saat menghadapi kesulitan seperti masalah ekonomi, kesehatan atau keluarga. Kita tetap berdoa dan percaya bahwa Tuhan Allah memelihara hidup kita sesuai janji-Nya. Juga walaupun disakiti, kita memilih mengampuni karena percaya Tuhan Allah mengajarkan kasih dan telah lebih dulu mengampuni kita. Ini wujud iman yang nyata, bukan sekadar teori. Bahkan kita tidak membeda-bedakan orang karena kita semua satu di dalam Yesus Kristus. Marilah kita berusaha menerima siapa saja tanpa melihat latar belakang dengan kasih. Amin.
Doa
Ya Tuhan Allah, kami bersyukur karena janji-Mu tidak pernah gagal. Ajari kami untuk percaya bahwa Engkau telah memberikan anugerah melalui Yesus Kristus, bukan karena usaha kami, tetapi karena kasih-Mu agar kami tetap hidup dalam ketaatan kepada-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.


