"Kemudian Yosua mengumpulkan semua suku orang Israel di Sikhem. Dipanggilnya para tua-tua orang Israel, para kepalanya, para hakimnya dan para pengatur pasukannya, lalu mereka berdiri di hadapan Allah."
--- Yosua 24:1
Berdiri Bersama di Hadapan-Nya
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,Hari Minggu adalah waktu yang tepat untuk mengingat kembali siapa yang kita sembah. Ketika Yosua mengumpulkan seluruh Israel, ia memanggil semua unsur bangsa: tua-tua, kepala suku, hakim dan pengatur pasukan. Tidak ada seorang pun yang dikecualikan.
Hal ini mengajarkan bahwa kehidupan rohani bukan hanya tanggung jawab Pendeta, Penatua, Diaken maupun Guru Agama. Setiap orang percaya dipanggil untuk berdiri di hadapan Tuhan Allah. Sebagai ayah, ibu, guru, pegawai, petani, pengusaha, mahasiswa, bahkan anak-anak, semuanya memiliki tanggung jawab yang sama untuk hidup setia di hadapan dan kepada Tuhan Allah.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,Berdiri di hadapan Tuhan Allah berarti membuka seluruh hidup di hadapan-Nya. Di hadapan Tuhan Allah tidak ada topeng, tidak ada kepura-puraan, tidak ada jabatan yang dapat disombongkan. Tuhan Allah menghendaki hati yang bertobat dan rela diperbarui. Dan ibadah sejati tidak berhenti ketika liturgi ibadah selesai. Ibadah menjadi nyata ketika hidup kita berubah sesuai kehendak Tuhan Allah.
Apakah hari ini saya hanya datang beribadah atau sungguh-sungguh datang untuk diperbarui oleh Tuhan Allah? Apakah kita sudah melibatkan Tuhan Allah dalam seluruh aspek hidup kita, termasuk dalam pekerjaan kita? Firman Tuhan Allah hari ini mengajak kita untuk berdiri di hadapan-Nya bukan hanya dalam ibadah, tapi juga dalam kehidupan sehari-hari di luar Gereja.
Doa
Ya Tuhan Allah, hari ini kami datang berdiri di hadapan-Mu. Perbaruilah hati, pikiran, dan hidup kami, agar kami tidak hanya menjadi pendengar firman, tetapi juga pelaku firman-Mu. Kami berdoa dalam nama Anak-Mu, Yesus Kristus. Amin.



