"24:11 Setelah kamu menyeberangi sungai Yordan dan sampai ke Yerikho, berperanglah melawan kamu warga-warga kota Yerikho, orang Amori, orang Feris, orang Kanaan, orang Het, orang Girgasi, orang Hewi dan orang Yebus, tetapi mereka itu Kuserahkan ke dalam tanganmu. 24:12 Kemudian Aku melepaskan tabuhan mendahului kamu dan binatang-binatang ini menghalau mereka dari depanmu, seperti kedua raja orang Amori itu. Sesungguhnya, bukan oleh pedangmu dan bukan pula oleh panahmu. 24:13 Demikianlah Kuberikan kepadamu negeri yang kamu peroleh tanpa bersusah-susah dan kota-kota yang tidak kamu dirikan, tetapi kamulah yang diam di dalamnya; juga kebun-kebun anggur dan kebun-kebun zaitun yang tidak kamu tanami, kamulah yang makan hasilnya."
--- Yosua 24:11-13
Jangan Melupakan Sang Pemberi Berkat
Ayat Kunci: "Kamu menikmati kebun anggur dan kebun zaitun yang tidak kamu tanami." Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,Perjalanan hidup seringkali membawa kita pada situasi terjepit seperti Israel di tepi Laut Teberau, di depan ada hambatan besar, di belakang ada musuh yang mengejar. Namun, rekam jejak Tuhan Allah membuktikan bahwa Dia bukan hanya Tuhan Allah yang memanggil, tetapi juga yang membebaskan dan menjaga umat-Nya secara aktif. Tulah dikirim, laut dibelah, kuasa penindas dihancurkan. Tuhan Allah yang kita sembah hari ini adalah Tuhan Allah yang sama, yang sanggup meretas jalan di tengah ketidakmungkinan hidup kita.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,Israel menerima kota-kota yang tidak mereka bangun, kebun anggur yang tidak mereka tanami dan tanah yang tidak mereka usahakan. Semua itu adalah anugerah-Nya. Namun, kita manusia sering menikmati pemberian Tuhan Allah tetapi melupakan Sang Pemberi. Kita mudah bersyukur ketika memperoleh pekerjaan baru, rumah baru, usaha berkembang atau kesehatan dipulihkan. Namun setelah semuanya berjalan baik, kita mulai sibuk dengan berkat itu dan melupakan Tuhan Allah. Ia tidak memberkati kita supaya kita hidup mandiri tanpa Dia. Sebaliknya, setiap berkat seharusnya semakin mendekatkan kita kepada Tuhan Allah.
Mungkin hal ini terjadi karena kita khawatir tentang hari esok yang tidak pasti. Firman Tuhan Allah hari ini mengingatkan kita, serahkan kekhawatiran terbesar kita hari ini kepada-Nya. Ingatlah kembali dalam hidup kita, bagaimana kuasa Tuhan Allah menyertai Musa dan peristiwa Laut Teberau terbelah sehingga bangsa Israel berjalan dengan selamat. Dialah Tuhan Allah yang sama pasti menolong. Firman Tuhan Allah menegaskan: tidak ada satu pun kuasa manusia atau kuasa kegelapan yang dapat mengalahkan kita jika Tuhan Allah menyertai kita. Jangan takut terhadap intimidasi atau rencana jahat orang lain di tempat kerja atau lingkunganmu. Perlindungan Tuhan Allah jauh lebih besar dari konspirasi manusia.
Doa
Ya Tuhan Allah, ampunilah kami jika sering menikmati berkat-Mu tetapi melupakan Engkau. Tolong kami agar tetap rendah hati dan selalu mengingat bahwa semua berkat yang kami miliki berasal daripada-Mu. Kami berdoa dalam nama Anak-Mu, Yesus Kristus. Amin.



