""Tuhan itu penopang bagi semua orang yang jatuh dan penegak bagi semua orang yang tertunduk. Mata sekalian orang menantikan Engkau, dan Engkau pun memberi mereka makanan pada waktunya; Engkau yang membuka tangan-Mu dan yang berkenan mengenyangkan segala yang hidup. Tuhan itu adil dalam segala jalan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.""
— Mazmur 145:14-17
Terapkan Keadilan dan Kasih Setia Tuhan Allah
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,Ada sebuah cerita tentang seorang pria yang berjalan di
tengah hutan dan melihat dua jenis pohon, yaitu pohon beringin dan
semangka. Anak ini berkata dalam hatinya, “Tuhan Allah itu tidak
adil, masakan pohon beringin ini batangnya begitu besar tapi
buahnya sangat kecil, sedangkan semangka yang batangnya kecil tapi
buahnya besar-besar.” Karena lelahnya, pria itu tertidur di bawah
pohon beringin. Ketika angin berhembus, berjatuhanlah biji beringin
itu ke kepalanya. Pria itu terbangun dan berpikir, “Tuhan Allah
memang adil, seandainya biji beringin itu sebesar buah semangka
pastilah kepalaku sudah pecah.”
Kadangkala kita berpikir seperti itu, kita merasa Tuhan Allah
tidak adil dalam hidup ini. Keadilan dan kasih setia Tuhan Allah nyata dalam kehidupan umat-Nya. Pemazmur mengungkapkan
pujian syukur kepada Tuhan Allah, bahwa Dia memperlakukan
semua orang dengan adil. Bahkan pemazmur memberi kesaksian
bahwa Tuhan Allah adalah penopang bagi semua orang yang jatuh
dan penegak bagi semua orang yang tertunduk lesu. Pemazmur
menyaksikan bahwa Tuhan Allah itu adil dalam segala jalan-Nya dan
penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya. Pemazmur percaya
bahwa mata semua makhluk menantikan-Nya, karena Dialah yang
memberikan makanan pada waktunya. Dia juga yang membuka
tangan-Nya dan mengenyangkan segala yang hidup. Pemazmur
meyakini bahwa dari tangan Tuhan Allah maka umat dan segala
yang hidup mendapatkan makanan. Itu berarti orang percaya
hidupnya bergantung pada kemurahan tangan Tuhan Allah.
Firman Tuhan hari ini memberi kita kepastian dan jaminan,
bahwa Tuhan Allahlah yang menyediakan segala kebutuhan kita
pada waktu yang tepat. Firman ini kiranya menghilangkan
kekhawatiran dan kegelisahan kita tentang masa depan dan
membantu kita untuk bergantung sepenuhnya pada-Nya. Dalam
kehidupan sehari-hari, kita diajarkan untuk mengambil keputusan
yang adil dalam hubungan kita dengan sesama, dengan alam
ciptaan-Nya. tetapi juga dengan diri kita sendiri. Misalnya, dalam
konteks kerjasama di tempat keija atau dalam kehidupan sosial, kita
diingatkan untuk jangan memihak secara tidak adil atau
mendiskriminasi orang lain. Keadilan Tuhan Allah mendorong kita
untuk hidup dalam keterbukaan dan kejujuran. Hal ini mencakup
menghindari penipuan, menyembunyikan informasi penting, atau
memanipulasi situasi demi keuntungan pribadi. Sebaliknya, kita
diingatkan untuk mengambil sikap yang jujur dan transparan dalam
segala hal yang kita kerjakan.
Kasih dan keadilan Tuhan Allah kiranya menuntun kita untuk
membangun hubungan yang sehat dengan orang lain. Ini
mendorong kita untuk memperlakukan orang lain dengan hormat
dan menghargai harkat dan martabat mereka. Kasih dan keadilan
Tuhan Allah mengilhami kita untuk hidup secara konsisten dalam
iman dan pengajaran-Nya. Dalam pengajaran iman kristen, kita
didorong untuk meneguhkan nilai-nilai Injil dan prinsip-prinsip moral dalam pengambilan keputusan dan tindakan kita sehari-hari. Marilah
kita menerapkan prinsip keadilan dan kasih setia Tuhan Allah dalam
hidup dan terus percaya bahwa Tuhan Allah itu adil dalam segala
jalan-Nya Amin.
DOA
Ya Tuhan Allah, mampukan kami hidup dalam keadilan dan
kasih-Mu agar kami dapat menjadi pelaku keadilan di tengah
keluarga, jemaat dan masyarakat. Dalam nama Yesus Kristus. Amin.


