GMIM

RHK GMIM 30 September 2026: Mengurus Jemaat Mempunyai Nama Baik, Jangan Baru Bertobat dan Sombong, I Timotius 3:6-7

RHK · 2026-09-29

RHK GMIM 30 September 2026 – Mengurus Jemaat Mempunyai Nama Baik, Jangan Baru Bertobat dan Sombong (I Timotius 3:6-7)

I Timotius 3:6-7

📖RHK Hari Ini
Ingin membaca edisi terbaru atau menjelajahi seluruh arsip RHK?
RHK Hari Ini

"Janganlah ia seorang yang baru bertobat, agar jangan ia menjadi sombong dan kena hukuman Iblis. Hendaklah ia juga mempunyai nama baik di luar jemaat, agar jangan ia digugat orang dan jatuh ke dalam jerat Iblis."

--- I Timotius 3:6-7

Mengurus Jemaat Mempunyai Nama Baik, Jangan Baru Bertobat dan Sombong

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Perbedaan antara orang yang baru bertobat dan yang sudah lama bertobat bukan sekadar soal hitungan tahun, melainkan soal kedewasaan rohani, karakter, dan ujian waktu. Kata Yunani neophytos (baru bertobat) secara harfiah berarti "tanaman baru" — akarnya masih dangkal dan rentan terhadap goncangan. Sebaliknya, orang yang sudah lama bertobat digambarkan sebagai pohon yang berakar dalam, kokoh, dan telah menghasilkan buah-buah roh yang konsisten (bdk. Galatia 5:22-23), karena telah melewati berbagai musim kehidupan dan ujian iman.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Paulus menekankan bahwa seorang penilik jemaat tidak boleh "baru bertobat", karena pertumbuhan rohani yang sehat memerlukan waktu untuk membentuk karakter yang matang dan stabil. Pemimpin yang terlalu cepat diangkat berisiko jatuh dalam kesombongan, menjadi celah bagi jerat Iblis. Ia juga harus memiliki nama baik di luar jemaat — dikenal sebagai pribadi yang jujur dan dapat dipercaya di tengah masyarakat luas. Pertobatan yang sejati harus disertai proses pendewasaan rohani lewat pembacaan Firman, doa, dan pembinaan karakter, sambil menghindari sikap sombong, merasa paling benar, atau sulit menerima nasihat.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Sebagai keluarga Kristen kita dipanggil untuk menjaga kesaksian yang baik di tengah masyarakat. Nama baik tidak hanya dibangun lewat perkataan, tetapi terutama lewat perbuatan: kejujuran, keramahtamahan, kepedulian, dan tanggung jawab sosial. Ketika sebuah keluarga dikenal karena integritas dan kasihnya, mereka menjadi terang Yesus Kristus di dunia. Marilah kita membangun keluarga yang rendah hati, bertumbuh dalam iman, dan dikenal karena perbuatan baik.

Doa

Ya Tuhan Allah, bentuklah kami menjadi keluarga yang rendah hati, bertumbuh dalam iman, dan menjadi saksi yang baik di hadapan sesama. Jauhkan kami dari kesombongan dan jerat Iblis. Di dalam nama Yesus Kristus kami berdoa. Amin.

Tentang Penulis

Ditulis oleh Tim RHK GMIM di bawah pengelolaan Donald K. Lumingkewas, berafiliasi dengan Dodoku GMIM, media informasi warga GMIM di Sulawesi Utara. Lihat profil lengkap di halaman Tentang.

Bagikan Artikel Ini

Artikel Terkait

Terakhir Diperbarui: 30/9/2026