GMIM

RHK · 2026-05-31

RHK GMIM 31 Mei 2026

Lukas 12:1

"Sementara itu beribu-ribu orang banyak telah berkerumun, sehingga mereka berdesak-desakan. Lalu Yesus mulai mengajar, pertama-tama kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: 'Waspadalah terhadap ragi, yaitu kemunafikan orang Farisi.'"

— Lukas 12:1

Waspada Terhadap Kemunafikan

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Kemunafikan asal kata munafik, menurut KBBI artinya berpura-pura. Bahasa Yunani "hypokrisis" artinya berpura-pura. Dalam Alkitab Perjanjian Baru kata munafik disebut 20 kali menunjuk kepada sifat ahli Taurat dan orang Farisi yang tahu betul tentang hukum dan perintah Tuhan Allah tetapi justru memiliki perilaku yang berbeda dengan apa yang Tuhan Allah kehendaki. Mereka mengajarkan Hukum Taurat tetapi tidak melakukannya. Firman Tuhan Allah hari ini Lukas 12:1 tertulis: "Sementara itu berkerumunlah orang banyak, ribuan jumlahnya, sehingga mereka berdesak-desakan. Lalu Yesus mulai mengajar, pertama-tama kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: 'Waspadalah terhadap ragi orang Farisi, yaitu kemunafikan'." Dalam ayat ini Tuhan Yesus mengajar tentang kewaspadaan dan ragi kemunafikan. Waspada προσέχετε (prosechete) artinya: perhatikan dengan sungguh-sungguh, jagalah dirimu, arahkan pikiranmu dengan hati-hati. Sedangkan "ragi" dalam Bahasa Yunani "zyme" berarti zat untuk fermentasi untuk pembuatan roti dan minuman. "Zyme" melambangkan sesuatu yang kecil tetapi menyebar dan mempengaruhi seluruh adonan. Yesus Kristus mengutuk ragi kemunafikan orang Farisi yang berpura-pura saleh, hal ini merusak hati dan persekutuan.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus Kristus,

Era teknologi digital, informasi dan komunikasi sangat menolong manusia mendapatkan berbagai informasi dan untuk berkomunikasi. Namun, ketika tidak digunakan sebagaimana mestinya justru akan menjadi alat untuk pencitraan diri. Postingan-postingan yang nampak saleh tetapi jauh dari kebenaran Firman Tuhan. Bahkan ada yang terang-terangan menghujat, fitnah, menipu, hoaks dan ujaran kebencian yang saling merusak. Hal-hal ini merusak mental dan spiritual. Karena itu selaku keluarga Kristen kita diajak untuk hidup dalam kejujuran, ketulusan, penuh kasih dan menjauhi kemunafikan. Sebagai suami, istri, orangtua, anak dalam berbagai relasi untuk berkata benar, serta satu kata dan perbuatan. Juga waspadalah terhadap ajaran-ajaran yang menyesatkan, bertentangan dengan Firman Tuhan Allah hanya untuk pembenaran diri. Tuhan Allah menolong kita menjauhi kemunafikan. Amin.

Doa

Tuhan Allah berilah kami hikmat agar waspada terhadap segala kemunafikan dan senantisa melakukan kebenaran. Dalam nama Yesus Kristus kami berdoa. Amin.

Bagikan Artikel Ini

Artikel Terkait

Terakhir Diperbarui: 31/5/2026