""Orang asing janganlah kamu tekan, karena kamu sendiri telah mengenal keadaan jiwa orang asing, sebab kamu pun dahulu adalah orang asing di tanah Mesir.""
— Keluaran 23:9
Praktikanlah Empati dan Kasih
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,Tuhan Allah berfirman, “Orang asing janganlah kamu tekan,
karena kamu sendiri telah mengenal keadaan jiwa orang asing, sebab
kamu pun dahulu adalah orang asing di tanah Mesir.” Perintah ini
mengandung pesan penting tentang empati dan kasih terhadap
sesama, khususnya bagi mereka yang berbeda dari kita. Bangsa
Israel diperintahkan untuk tidak menindas orang asing karena
mereka sendiri pernah merasakan pahitnya hidup sebagai orang asing
di Mesir. Pengalaman penindasan dan perbudakan seharusnya
menumbuhkan rasa empati dan kasih terhadap mereka yang
mengalami situasi serupa. Orang asing seringkali datang dari latar
belakang, budaya dan agama yang berbeda. Kita dipanggil untuk
menghormati perbedaan ini dan tidak menindas mereka.
Setiap orang berhak diperlakukan dengan bermartabat dan
terhormat, bukan ditindas. Tindakan menindas orang asing dapat
berwujud persekusi (intimidasi, kekerasan fisik atau verbal, diskriminasi, pengusiran atau pengucilan). Kita harus melawan segala bentuk
persekusi ini dan memperlakukan semua orang dengan adil dan setara.
Sebagai umat Tuhan Allah, kita dipanggil untuk mewujudkan kasih dan
penerimaan. Marilah kita membuka ruang yang lapang bagi orang
asing, dengan menunjukkan kepada mereka kasih dan kebaikan yang
sama seperti yang kita inginkan untuk diri sendiri. Di masa sekarang, kita
dapat berjumpa dengan orang asing di sekitar kita. Mereka adalah
orang-orang yang tidak kita kenal, berbeda budaya, tidak seiman, bukan
bagian dari komunitas, berbeda latar belakang, dan status sosial.
Sekalipun ada banyak perbedaan. Tuhan Allah menghendaki agar kita
menunjukkan kasih kepada semua orang tanpa membeda-bedakan.
Dengan mengasihi mereka, kita menunjukkan kasih kita kepada Tuhan
Allah sekaligus menjadi berkat bagi orang lain.
Firman Tuhan Allah hari ini mengingatkan kita, keluarga Kristen
untuk mempraktikan empati dan kasih kepada setiap orang. Dan
ajarkan nilai sikap hidup ini kepada anak cucu. Ingatlah bahwa kita
semua adalah bagian dari keluarga Allah, karena itu kita harus saling
menghormati, menghargai dan mengasihi. Dengan demikian, kita dapat
membangun dunia yang lebih adil, damai dan penuh kasih. Amin.
DOA
Ya Tuhan Allah, kami bersyukur karena oleh rahmat-Mu kami
diselamatkan dari dosa dan menjadi bagian keluarga Tuhan Allah.
Mampukan kami untuk dapat menghadirkan kehidupan damai sejahtera
bagi orang yang ada sekitar kami, siapapun mereka. Jauhkan kami dari
kehidupan yang menindas orang lain. Sehingga damai dan sukacita
sorgawi mewarnai kehidupan bersama. Dalam nama Yesus Kristus.
Amin.


