GMIM

RHK · 2025-09-05

RHK GMIM 5 September 2025

""Enam tahunlah lamanya engkau menabur di tanahmu dan mengumpulkan hasilnya, tetapi pada tahun ketujuh haruslah engkau membiarkannya dan meninggalkannya begitu saja, supaya orang miskin di antara bangsamu dapat makan, dan apa yang ditinggalkan mereka haruslah dibiarkan dimakan binatang hutan. Demikian juga kaulakukan dengan kebun anggurmu dan kebun zaitunmu. Enam harilah lamanya engkau melakukan pekerjaanmu, tetapi pada hari ketujuh haruslah engkau berhenti, supaya lembu dan keledaimu tidak bekerja dan supaya anak budakmu perempuan dan orang asing melepaskan lelah.""

— Keluaran 23:10-12

Jagalah Keseimbangan Kerja dan Istirahat

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Tiap tahun ketujuh, umat harus membiarkan tanah
beristirahat, sebagaimana mereka harus beristirahat tiap hari ketujuh.
Perintah untuk tidak menabur pada tahun ketujuh dan perintah
untuk tidak bekerja di Hari Sabat, memberi perhatian pada tanah
yang sudah dipakai agar dapat diistirahatkan dan orang yang bekerja
harus melepaskan lelah. Tujuannya adalah agar kesuburannya pulih.
Di samping itu kaum miskin yang tidak memiliki tanah bisa
mendapatkan sisa-sisa panen, memberi makan binatang hutan,
menjaga kelestarian alam. Ini menegaskan bahwa tanah Israel dengan
hasil-hasilnya harus menjadi berkat bagi orang lain terutama mereka
yang miskin dan yang membutuhkan pertolongan untuk menikmati
hidup. Ketika umat beristirahat dari pekerjaan, itu berarti pula lembu
dan keledai yang dipakai bekerja dapat beristirahat serta para budak
juga bisa beristirahat agar tenaga mereka pulih kembali. Selain itu.
beristirahat pada Hari Sabat atau hari ketujuh dan tahun ketujuh bagi
orang Israel berarti menghormati Tuhan Allah dan perintah-Nya.
Beristirahat atau berhenti bekerja dalam ayat ini tidak hanya berbicara
tentang istirahat fisik, tetapi juga tentang pentingnya keseimbangan
dalam hidup yaitu beristirahat dari aktifitas hidup untuk mencari Tuhan
Allah, menyembah dan memuliakan nama-Nya serta melakukan
perbuatan baik (bdk.Efesus 2:10).

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Bekerja adalah bagian penting dari kehidupan manusia. Ini
adalah cara kita memenuhi kebutuhan hidup, mengembangkan potensi
diri dan berkontribusi pada kehidupan bersama. Bekerja dengan tekun
dan rajin adalah hal yang terpuji. Namun, firman hari ini juga
mengingatkan kita untuk perlu meluangkan waktu dalam rangka
memperbarui diri secara fisik, mental dan spiritual. Beristirahat dari
pekerjaan sekaligus mengajak kita untuk datang bersekutu dengan
Tuhan Allah. Kita percaya bahwa persekutuan dengan Tuhan Allah
akan membuat kita merasakan ketenangan sekaligus membarui
hubungan dengan Dia yang di dalamnya firman-Nya diperdengarkan
kepada kita. Firman Tuhan Allah mengingatkan bahwa di tengah
rutinitas pekerjaan kita jangan lupa untuk menyiapkan waktu menikmati
persekutuan dengan Tuhan Allah yang akan membuat iman kita dibarui
dan dikuatkan, agar dapat hidup semakin berkenan kepada-Nya. Amin.

DOA

Ya Tuhan Allah, pemberi hidup, ajarkanlah kami untuk cerdas
membagi waktu kerja dan istirahat, waktu untuk kepentingan diri sendiri,
keluarga maupun waktu untuk bersyukur kepada-Mu melalui ibadah
bersama di tengah keluarga dan jemaat. Dalam nama Yesus Kristus.
Amin.

Bagikan Artikel Ini

Artikel Terkait

Terakhir Diperbarui: 5/9/2025