"Betapa besarnya pekerjaan-pekerjaan-Mu, ya TUHAN, dan sangat dalamnya rancangan-rancangan-Mu. Orang bodoh tidak akan mengetahui, dan orang bebal tidak akan mengerti hal itu."
— Mazmur 92:6–7
Melihat dan Mengerti Karya Tuhan Allah
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,Perenungan kita di hari kemarin mengingatkan bahwa hanya orang yang menyadari akan pekerjaan-pekerjaan Tuhan Allah dalam hidupnya, akan mampu bersyukur dan memuji-Nya. Sebaliknya, orang akan sulit mengucap syukur dan memuji Tuhan Allah apabila tidak menyadari akan pekerjaan-pekerjaan-Nya dalam hidupnya. Sebab orang seperti itu mengira bahwa hidup dapat ia jalani karena kekuatan dan kehebatannya sendiri. Ayat 6 menyatakan kekaguman pemazmur terhadap karya Tuhan Allah yang luar biasa itu dan rencana-Nya yang begitu dalam dan tak terselami oleh akal manusia.
Dalam kehidupan keluarga, kita seringkali berhadapan dengan berbagai tantangan seperti keuangan, pendidikan anak, kesehatan bahkan hubungan antar anggota keluarga. Kadang kita tidak mengerti mengapa sesuatu terjadi. Tapi firman hari ini mengingatkan kita bahwa Tuhan Allah bekerja dengan rencana yang dalam. Kita mungkin tidak langsung memahami, tetapi rencana-Nya penuh makna dan tujuan. Pekerjaan Tuhan Allah tidak selalu tampak spektakuler di mata manusia. Namun dalam hal-hal sederhana seperti nafas hidup, persekutuan dalam keluarga yang terus terjaga, perjumpaan yang penuh kasih antar saudara, di situlah kita melihat dan mengerti karya Tuhan Allah yang sedang bekerja.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,Setelah pemazmur menyatakan betapa besar dan dalamnya pekerjaan Tuhan Allah, ternyata tidak semua orang bisa memahaminya. Ayat 7 menegaskan bahwa orang bodoh dan bebal tidak dapat melihat tangan Tuhan Allah yang sedang bekerja, baik dalam kehidupan pribadi maupun dunia sekitar. Mereka adalah orang-orang yang mengira bahwa apa yang mereka dapatkan itu semua karena kekuatan dan kemampuan mereka. Mereka tidak menyadari bahwa semua itu karena kuasa dan kasih Tuhan Allah. Apa artinya bagi keluarga kita? Seringkali dalam hidup ini, kita hanya fokus pada masalah, kesulitan ekonomi, konflik antar anggota keluarga dan kekhawatiran akan masa depan. Dalam situasi seperti ini, kita bisa menjadi seperti "orang bodoh" yang tidak menyadari bahwa Tuhan Allah tetap bekerja dan memelihara. Kita bisa kehilangan kepekaan rohani karena terlalu sibuk dengan hal-hal duniawi. Tanpa kita sadari ada banyak karya Tuhan Allah dalam kehidupan kita.
Oleh karena itu sebagai keluarga Kristen, bangunlah kehidupan rohani bersama seperti berdoa, membaca Alkitab dan membicarakan kebaikan Tuhan Allah secara terbuka. Tuhan Allah ingin agar setiap keluarga menjadi tempat di mana iman dibangun dan kebenaran dipahami. Jangan sampai kita menjadi seperti orang bebal yang tidak peka terhadap kebenaran. Amin.
Doa
Ya Tuhan Allah, ampuni jika selama ini kami kurang peka terhadap pekerjaan-Mu. Tolong kami untuk lebih mengenal, percaya dan mengerti jalan-jalan-Mu dan mengerti karya-Mu dalam hidup kami. Dalam nama Yesus Kristus kami berdoa. Amin.


