GMIM

Renungan Lansia GMIM, Pakatuan Wo Pakalawiren, 20-26 September 2026 - Yohanes 10:1-21

LANSIA ยท 2026-09-20

Renungan Lansia GMIM, Pakatuan Wo Pakalawiren, 20-26 September 2026 - Yohanes 10:1-21

Yohanes 10:1-21

๐Ÿ“–Renungan Lansia Minggu Iniโ†’
Ingin membaca edisi terbaru atau menjelajahi seluruh arsip LANSIA?
Renungan Lansia Minggu Iniโ†’

Aku Mengenal Domba-domba-Ku dan Domba-domba-Ku Mengenal Aku

Ibu, Bapak LANSIA yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Dalam hidup ini, kita memiliki keterkaitan satu dengan yang lain. Ada relasi dengan sesama, dengan lingkungan, dengan alam dan dengan Tuhan Allah. Yesus Kristus memakai perumpaan ini untuk menggambarkan hubungan-Nya dengan umat-Nya seperti Gembala dan kawanan domba. Yesus Kristus memposisikan diri-Nya sebagai Gembala bagi kawanan gembalaan-Nya. Gembala yang mengasihi dan memelihara dengan kasih setia kawanan gembalaan-Nya. Ketika ada banyak orang yang berprofesi sebagai peternak atau yang dipercayakan menjaga kawanan ternak, di masa itu maka perumpamaan ini dipakai supaya mereka mudah memahami peran dan fungsi mereka dan bagaimana menyatakan peran-Nya sebagai seorang Gembala sangat luar biasa.

Ibu, Bapak LANSIA yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Seorang gembala harus memberi kawanan dombanya kebutuhan setiap hari untuk kelangsungan hidup supaya gemuk dan sehat. Mereka diberikan makanan dan minuman yang cukup sehingga tumbuh kembang domba itu baik dan maksimal sehingga dapat memberi nilai jual yang menguntungkan. Gembala harus memastikan bahwa ada tempat tertentu di mana domba-domba berkumpul dan istirahat serta aman dari serangan binatang buas seperti serigala dan binatang lainnya. Setiap hari gembala berjumpa dengan domba-dombanya sehingga ia dapat mengetahui perkembangan fisiknya dan jumlahnya. Saat masuk keluar kandang dihitung jumlah sehingga tidak ada yang tercecer, tersesat atau hilang.

Ibu, Bapak LANSIA yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Di masa itu, peran gembala sangat penting karena biasanya kandang hanya memiliki satu pintu untuk menjadi pintu keluar dan masuk ternak. Dia harus mengetahui mana ternaknya dan mana ternak gembala lain. Ia harus menjaga dari kawanan pencuri, memastikan kawanan gembalaannya aman. Gembala seringkali harus melewati malam yang dingin, gelap dengan cuaca yang buruk tetapi harus bertahan menjaga ternaknya.

Yesus Kristus adalah Gembala yang baik mengasihi kita domba-domba-Nya. Ia menjaga dari marabahaya dan melindungi dari kuasa si jahat. Ia satu-satunya pintu di mana kita melaluinya. Bahwa keselamatan hanya ada di dalam Yesus Kristus. Ia mengenal kita satu persatu dan menuntun langkah hidup kita agar jangan tersesat. Tetapi kita diingatkan sebagai kawanan gembalaan-Nya untuk harus mengenal-Nya, mengenal suara-Nya agar kita tidak akan tersesat dan mengikuti suara gembala lain. Kita harus mengikuti-Nya dengan taat dan setia.

Ibu, Bapak LANSIA yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Sebagai orang Kristen, kita mengimani bahwa Yesus Kristus adalah Gembala yang baik. Ia memposisikan diri-Nya sebagai Gembala Agung yang memelihara umat-Nya. Menuntun melewati berbagai keadaan hidup, menjadi penolong dan sumber segala berkat. Yesus Kristus Gembala baik sangat mengenal kita sebagai domba-domba-Nya, bahkan memberi nyawa-Nya untuk menebus dosa kita manusia. Namun, sebuah pertanyaan penting bagi kita adalah, apakah kita mengenal sungguh-sungguh Gembala Agung kita itu? Jangan-jangan kita hanya mencari-Nya saat kita butuh pertolongan, dalam masalah, sedang bergumul dan menghadapi banyak tekanan dalam hidup. Tapi ketika kita bebas dari semua persoalan kita kembali menjauh daripada-Nya.

Ibu, Bapak LANSIA yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Firman Tuhan mengingatkan kita untuk berusaha mengenal kehendak-Nya. Hidup berkenan kepada Yesus Kristus adalah berjalan di jalan yang dihendaki-Nya karena dengan demikian hidup kita diberkati dan menjadi berkat. Dunia ini menawarkan banyak hal yang memesona, yang mengagumkan tapi jika tidak hati-hati dapat membawa kebinasaan. Di sekitar kita dapat saja hadir banyak gembala. Gembala yang nampak baik tapi berniat jahat untuk mencelakakan. Seperti pencuri mendatangkan kerugian, demikianlah orang yang mengikuti gembala yang salah maka akan tersesat.

Gembala kehidupan kita adalah Yesus Kristus yang memelihara kita dengan kasih sayang-Nya. Ia yang telah menjadi Juruselamat dengan memberi nyawa-Nya dan menjadi tebusan bagi kita. Teruslah hidup dalam keyakinan dan kepercayaan yang sungguh kepada-Nya sebab di dalam akan teralami sukacita dan berkat dalam kehidupan.

Ibu, Bapak LANSIA yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Menjalani masa LANSIA dengan kondisi kesehatan yang seringkali rentan terhadap kelemahan dan sakit. Yakinlah selalu pada Gembala Agung kita Yesus Kristus. Serahkanlah hidup kita agar dipelihara oleh-Nya. Anak cucu kita mungkin sibuk dengan diri mereka dengan pekerjaan mereka atau keluarga mereka. Tetaplah bersukacita dengan membangun hubungan yang indah dengan Yesus Kristus sehingga kita tetap merasa bahagia dan sukacita.

Teruslah bersaksi tentang kebaikan Yesus Kristus, rajin beribadah, suka memberi, menopang pelayanan, jangan bersikap egois dengan merasa diri lebih baik dari yang lain. Miliki kerendahan hati, karena itu mendahului kehormatan. Jadilah teladan bagi anak cucu dan orang banyak. Belajar dari Yesus Kristus, kitapun akan memerankan diri sebagai gembala yang baik bagi anak cucu kita. Jadilah kita orangtua yang bertanggungjawab bagi pertumbuhan iman, fisik dan mental yang sehat bagi anak-anak serta cucu-cucu kita. Supaya mereka bersyukur dan bangga memiliki orangtua serta oma dan opa yang memiliki kualitas iman dan kualitas hidup yang menjadi berkat. Sekalipun sudah Lanjut Usia, Tuhan Allah masih memberi kesempatan hidup untuk memperbaiki apa yang harus diperbaiki dalam hidup dan berbuah seperti kehendak-Nya. Amin.

Bagikan:

Artikel Terkait

Tentang Penulis

Ditulis oleh Tim Pelayanan Lansia GMIM di bawah pengelolaan Donald K. Lumingkewas, berafiliasi dengan Dodoku GMIM, media informasi warga GMIM di Sulawesi Utara. Lihat profil lengkap di halaman Tentang.

Bagikan Artikel Ini

Artikel Terkait

Terakhir Diperbarui: 20/9/2026