Para penuduh mengatakan hal itu untuk mencobai Yesus, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Mereka menaruh Yesus pada posisi yang sulit: jika Ia tidak menegakkan hukum, semua pengajaran-Nya dianggap bohong; jika Ia menegakkan hukum rajam, di manakah kasih dan belas kasihan yang selama ini Ia ajarkan?
--- Yohanes 7:6
KASIH DAN KEADILAN MEMBAWA PADA PEMULIHAN DAN PERUBAHAN HIDUP
Yohanes 7:6 mengajarkan bahwa jawaban Yesus terhadap jebakan para penuduh memperlihatkan kasih dan keadilan yang berjalan bersamaan, dan keduanya itulah yang membawa pemulihan serta perubahan hidup.
Sobat Obor, Injil Yohanes ini berbeda dengan tiga Injil pertama dalam Alkitab yang kita imani sebagai firman Allah. Injil Yohanes unik dan paling sistematis. Injil Yohanes terbagi atas tiga bagian: pasal 1-12 tentang keunikan Yesus di hadapan dunia, pasal 13-17 tentang keunikan Yesus di hadapan para rasul, dan terakhir keunikan Yesus dalam penderitaan dan kebangkitan (pasal 18-21). Maksud Injil Yohanes dicatat adalah supaya kita percaya bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kita oleh iman memperoleh hidup dalam nama-Nya (Yoh 20:31). Salah satu yang diceritakan dalam Injil Yohanes ialah kisah tentang perempuan yang berzinah (Yoh 8:1-11), dan kisah ini hanya ada dalam Injil Yohanes.
Renungan hari ini berbicara tentang motivasi para penuduh. Ayat 6 mengatakan hal itu untuk mencobai Yesus, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Yesus tahu motivasi utama para penuduh itu. Yesus tidak langsung menjawab pertanyaan mereka. Yesus tahu mereka merencanakan sesuatu yang jahat. Mari kita bayangkan situasi saat itu. Di bait Allah, Yesus sedang mengajar, banyak orang tertarik mendengarkan pengajaran-Nya. Tiba-tiba datang ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi menyeret seorang perempuan yang dituduh berzinah. Sekarang, mari kita pertimbangkan taruhannya. Jika Yesus tidak menegakkan hukum, maka semua yang dikatakan-Nya tentang memenuhi hukum adalah kebohongan. Tetapi jika Ia menegakkan hukum dan memerintahkan rajam, bagaimana hal itu sesuai dengan penegasan-Nya tentang kasih karunia dan belas kasihan serta kepedulian yang ditunjukkan-Nya kepada orang berdosa sepanjang pelayanan-Nya? Ini bukan hal yang mudah. Intinya adalah, apakah Yesus adil, atau hanya berbelas kasihan?
Sobat Obor, jawaban Yesus membuat para penuduh itu meninggalkan perempuan itu satu persatu, diawali dari yang tertua. Jawaban Yesus memperlihatkan hikmat dan kebijaksanaan yang luar biasa dan paling ajaib. Jawaban itu mencerminkan belas kasihan dan keadilan secara bersamaan. Yesus sungguh unik dan ajaib, inilah mengapa Yohanes memberikan kesaksian bahwa Yesus, Dialah Mesias, Anak Allah. Apa yang kita dapatkan dari perenungan ini? Kasih dan keadilan tidak bisa dipisahkan, keadilan yang dibarengi dengan kasih membawa pada pemulihan dan perubahan hidup. Amin.
3 Pelajaran dari Yohanes 7:6
- Yesus tidak mengabaikan hukum, tetapi menyatakannya bersama dengan belas kasihan.
- Motivasi tersembunyi di balik sebuah pertanyaan bisa jadi lebih penting daripada pertanyaan itu sendiri.
- Keadilan yang dibarengi kasih adalah jalan menuju pemulihan dan perubahan hidup yang sejati.



