"Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan. Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu."
--- Efesus 4:30-32
Jangan Mendukakan Roh Kudus
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,Pernahkah kita menyakiti hati seseorang yang sangat mengasihi kita? Rasa bersalahnya tentu sangat mendalam. Hal yang sama terjadi dalam hubungan kita dengan Tuhan Allah. Rasul Paulus mengingatkan sebuah kebenaran yang luar biasa: Roh Kudus bisa berduka. Roh Kudus bukanlah sekadar energi atau kekuatan gaib yang tak berpribadi. Dia adalah Pribadi Tuhan Allah sendiri yang tinggal di dalam hati kita, yang telah "memeteraikan" kita sebagai milik-Nya. Karena Dia adalah Pribadi yang hidup dan penuh kasih, Dia bisa merasakan kesedihan ketika anak-anak-Nya memilih untuk hidup dalam dosa.
Hal-hal apa saja yang mendukakan Roh Kudus? Paulus menjelaskannya dengan sangat jelas pada ayat 31. Roh Kudus berduka ketika kita menyimpan: Kepahitan: Sakit hati yang dipelihara terus-menerus. Kegeraman dan Kemarahan: Emosi yang meledak-ledak dan tidak terkendali. Pertikaian dan Fitnah: Kata-kata yang merusak hubungan dan menjatuhkan orang lain. Segala Kejahatan: Niat atau tindakan yang sengaja merugikan sesama.
Semua hal di atas bertolak belakang dengan sifat Roh Kudus yang adalah kasih, damai sejahtera dan kebaikan. Ketika kita membiarkan kepahitan atau kemarahan menguasai hati, kita sedang "mengusir" damai sejahtera-Nya dan membuat-Nya berduka.
Manusia baru yang dipimpin oleh Roh Kudus diperintahkan untuk melakukan pembalikan total (Ayat 32): ramah, penuh kasih mesra dan saling mengampuni. Mengapa kita harus mengampuni, bahkan ketika itu terasa sangat sulit? Dasarnya jelas: "sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu." Kita mengampuni bukan karena orang lain layak mendapatkannya, tetapi karena kita sadar bahwa kita telah terlebih dahulu diampuni oleh Tuhan Allah secara luar biasa. Pengampunan adalah jalan utama agar hidup kita tidak mendukakan Roh Kudus.
Sebagai keluarga Kristen, marilah kita buang segala kepahitan, dendam atau kemarahan yang sengaja disimpan di dalam hati terhadap seseorang. Marilah kita tunjukkan keramahan dan kasih mesra kepada orang-orang di sekitar kita, agar Roh Kudus bersukacita di dalam hidup kita.



