GMIM

RHK · 2025-09-14

RHK GMIM 14 September 2025

""Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya.""

— Matius 25:31

Anak Manusia Akan Datang dan Bersemayam di Atas Takhta Kemuliaan

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Ada ungkapan mengatakan setiap orang ada masanya dan
setiap masa ada orangnya. Artinya tidak ada yang abadi kecuali
perubahan. Misalnya, seseorang yang menduduki jabatan dalam
satu organisasi dibatasi secara periodik sehingga akan ada waktunya
jabatan tersebut diserahkan kepada orang lain. Lain halnya apabila
Anak Manusia akan datang dan bersemayam di atas takhta
kemuliaan-Nya. Posisi yang sudah ditentukan untuk Anak Manusia
tidak dapat digantikan oleh siapapun.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Dalam Perjanjian Lama, Daniel menubuatkan kehadiran “Anak
Manusia” sebagai Juruselamat dunia. Anak Manusia menunjuk
kepada Yesus Kristus yang datang sebagai Mesias (Dan. 7:13).
Dalam kitab-kitab Injil, Yesus Kristus menyebut diri-Nya sebagai
Anak Manusia yang menunjukkan sisi kemanusiaan-Nya (Mat. 8:20).
Yesus menegaskan kehadiran-Nya di dunia sebagai orang yang akan
menderita sengsara dan mati demi menebus dan mengampuni dosa
manusia (Mark.8:31; 9:31: 10:45). Dari sisi keilahian-Nya, Anak
Manusia datang dalam kemuliaan-Nya
dan semua malaikat
bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta
kemuliaan-Nya. Anak Manusia datang ke dunia dengan tujuan
menyelamatkan umat manusia yang berdosa melalui kematian dan
kebangkitan-Nya.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Sebagai keluarga Kristen, kita juga dihadirkan di dunia
dengan tujuan yang telah dirancangkan oleh-Nya dan diberikan
kesempatan untuk berkarya sesuai dengan talenta yang dimiliki
masing-masing. Dalam menumbuhkembangkan potensi-potensi
yang ada, maka kita harus mengikuti teladan dari Yesus Kristus yang
memiliki kerendahan hati, rela berkorban, taat dan setia sampai mati
di kayu salib untuk menyelamatkan kita dari kuasa dosa dan maut.

Orangtua dalam keluarga, sebagai suami-isteri harus seia-
sekata. sehati sepikir, saling setia sampai maut memisahkan. Sebagai
orangtua memiliki tanggung jawab melatih, mendidik,
mempersiapkan anak-anak untuk meraih masa depan yang baik.
Dan sebagai anak-anak memiliki kewajiban menghormati dan patuh
pada orangtua. Dengan demikian selama kita diberikan kesempatan
untuk hidup di dunia ini, kita telah menjadi berkat bagi orang lain
dan akan mempertanggungjawabkan ketika Anak Manusia akan
datang kembali untuk menghakimi dalam kemuliaan-Nya. Amin.

DOA

Ya Tuhan Allah, mampukanlah kami mempergunakan
kesempatan hidup yang Engkau berikan untuk menjadi berkat bagi
semua orang. Biarlah kami melakukan segala sesuatu yang baik dan
berkenan kepada-Mu sampai akhir hayat kami. Dalam nama Yesus
Kristus kami berdoa. Amin.

Bagikan Artikel Ini

Artikel Terkait

Terakhir Diperbarui: 14/9/2025