GMIM

RHK · 2025-09-18

RHK GMIM 18 September 2025

""Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya. Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku.""

— Matius 25:41-43

Hukuman ke dalam Api Kekal bagi Orang-orang Terkutuk

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Firman Tuhan hari ini, "Dan Ia akan berkata juga kepada
mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai
kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang
telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya."
Menurut KBBI kata
“Penghakiman adalah proses, cara, perbuatan menghakimi. Hakim
adalah orang yang mengadili perkara. Dan kata “terkutuk" adalah
terkena kutukan. Kutukan adalah doa atau kata-kata yang dapat
mengakibatkan kesusahan atau bencana kepada seseorang. Dalam
hidup segala sesuatu yang kita lakukan pasti ada konsekwensinya,
entahkah itu baik atau jahat.

Perbedaan yang sangat kontras dari perkataan Raja kepada
orang-orang benar dan orang-orang terkutuk menunjukkan bahwa
la tidak pernah kompromi dengan dosa. Yang satu disambut dan
yang lain diusir,
yang satu diberkati yang lain dikutuk, yang satu
menerima warisan yang lain menerima hukuman. Dari penjelasan
tersebut, orang-orang yang terkutuk adalah mereka yang tidak peduli
atau tidak melakukan apa-apa terhadap sesama yang sangat membutuhkan pertolongan. Kesalahan yang terdapat pada mereka
adalah pasif dan tidak memiliki inisiatif untuk membantu sesama
yang hidupnya kurang beruntung.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Berita firman Tuhan hari ini mengajak kepada kita sebagai
orang-orang percaya dan sebagai keluarga Kristen, agar memiliki
kepekaan dan empati terhadap orang-orang di sekitar kita yang
membutuhkan perhatian dan pertolongan. Hendaklah kita memiliki
keikhlasan hati dalam kemurnian iman untuk berbagi kasih kepada
mereka yang lemah, miskin, sakit dan terkucilkan, sehingga kita
dijauhkan dari hukuman Tuhan Allah. Amin.

DOA

Ya Tuhan Allah, kami bersyukur kepada-Mu atas kasih setia-
Mu yang tidak berkesudahan dalam hidup kami. Mampukan kami
sebagai keluarga untuk peduli satu dengan yang lain. Dan pakailah
keluarga kami sebagai alat kesaksian menyatakan kepedulian kepada
orang lain. Dalam nama Yesus Kristus. Amin.

Bagikan Artikel Ini

Artikel Terkait

Terakhir Diperbarui: 18/9/2025