GMIM

RHK GMIM 31 Juli 2026: Akupun Tidak Menghukum Engkau, Yohanes 8:10-11a

RHK · 2026-07-30

RHK GMIM 31 Juli 2026 – Akupun Tidak Menghukum Engkau (Yohanes 8:10-11a)

Yohanes 8:10-11a

Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: "Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?" Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: "Akupun tidak menghukum engkau."

--- Yohanes 8:10-11a

Akupun Tidak Menghukum Engkau

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Tidak mudah untuk mendapatkan akhir yang bahagia dari pergumulan yang sangat berat, seperti masalah perselingkuhan, kekerasan dalam rumah tangga dan masalah rumit lainnya. Menerima pasangan yang pernah mengingkari janji pernikahan, yang melukai secara fisik maupun batin, membutuhkan hati yang seluas samudera dan hati yang dipimpin oleh Roh Kudus. Sehingga apapun keadaan yang terjadi dalam kehidupan ini akan ada jalan keluar yang terbaik, di mana tidak menimbulkan masalah yang baru.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Firman Tuhan Allah pada hari ini mengisahkan akhir yang penuh emosi dan ketegangan dengan pesan pengampunan yang sangat dalam. Setelah semua penuduh pergi karena disadarkan oleh perkataan Yesus Kristus, tinggallah Ia dan perempuan itu. Tidak ada orang lain, tidak ada suara penghakiman, yang ada hanya suara kasih karunia. Yesus Kristus tidak menanyakan dosanya. Ia tidak mempermalukannya. Sebaliknya, Ia memberikan pengampunan yang membawa perubahan. Kalimat terakhir Yesus Kristus sangat penting: "Akupun tidak menghukum engkau." Yesus Kristus tidak menutup mata terhadap dosa. Ia tahu apa yang dilakukan perempuan itu adalah dosa, tetapi Yesus Kristus memberi kesempatan untuk perempuan ini memperbaiki dirinya. Yesus Kristus tidak menambahkan luka dengan penghakiman, tapi memberi harapan lewat pengampunan.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Sebagai keluarga Kristen, kita pun sering melihat kelemahan dan kesalahan satu sama lain. Tapi pertanyaannya: apakah kita bersikap seperti Yesus Kristus? Apakah kita memberi kesempatan kedua? Ataukah kita terus mengungkit dan menyalahkan? Sebagai keluarga Kristen, kita diajarkan untuk memberi pengampunan tetapi juga jangan kita lupa bahwa pengampunan Tuhan Allah adalah titik balik, bukan tiket bebas berbuat dosa. Jika Tuhan Allah sudah mengampuni kita, maka kitapun harus mengampuni sesama kita, dengan demikian hidup kita akan diubahkan. Jika kita sudah mengampuni pasangan, anak, orangtua, saudara dan sahabat kita, maka pengampunan bisa menyembuhkan luka batin. Sehingga hubungan yang rusak akan dipulihkan dan kita hidup dalam damai sejahtera serta menjadi berkat bagi sesama. Amin.

Doa

Ya Tuhan Allah, ajarlah kami untuk hidup dalam kasih dan saling mengampuni. Pulihkanlah kami, menjadi keluarga yang harmonis dan menikmati karya selamat-Mu, dalam nama Yesus Kristus, Amin.

Tentang Penulis

Ditulis oleh Tim RHK GMIM di bawah pengelolaan Donald K. Lumingkewas, berafiliasi dengan Dodoku GMIM, media informasi warga GMIM di Sulawesi Utara. Lihat profil lengkap di halaman Tentang.

Bagikan Artikel Ini

Artikel Terkait

Terakhir Diperbarui: 30/7/2026