Yesus Kristus adalah Kepala dari Segala yang Ada
Siapa tokoh idolamu?
Bintang film, penyanyi, politikus, superhero, dan banyak lagi manusia di dunia ini menjadi idola manusia lainnya. Sekilas tampak biasa saja, tapi sesungguhnya siapa yang diidolakan memberi pengaruh cukup besar dalam diri seseorang. Paulus mengingatkan tentang Yesus Kristus, Sang Kepala dari segala yang ada. Kuasa-Nya, kebesaran dan kasih-Nya yang memberi hidup bagi manusia. Artinya, mengidolakan seseorang atau suatu hal lebih dari Tuhan, sama artinya dengan penyembahan berhala. Pesan penting ini disampaikan Paulus secara khusus bagi jemaat di Efesus.
Mengapa penting? Sebab di Efesus, mayoritas masyarakatnya adalah penyembah Dewi Artemis. Mereka sangat mengidolakan dewi kesuburan ini, bahkan banyak peziarah datang untuk mengunjungi kuilnya. Praktik penyembahan berhala, okultisme dan sihir sangat marak. Ini dosa di hadapan Tuhan. Situasi tersebut menjadi tantangan besar bagi jemaat kristen di Efesus, yang juga berhadapan dengan masalah ajaran palsu, tekanan sosial dan penganiayaan. Jemaat diingatkan agar tidak terbawa arus dunia.
Paulus menyampaikan firman Tuhan untuk menguatkan dan meneguhkan iman mereka, agar jemaat tidak goyah menghadapi tantangan dan kesulitan yang ada. Ini pengajaran yang disampaikan Paulus,
Pesan ini juga menjadi pengajaran bagi remaja kristen di era digital sekarang ini.
Pengajaran firman Tuhan ini hendaknya menjadi pedoman hidup yang selalu dipegang dan dilakukan oleh remaja kristen setiap hari. Inilah yang menjadikan orang percaya terus bertumbuh dan menjadi kuat dalam Tuhan hingga tidak mudah goyah oleh rupa-rupa pencobaan.
Amin.


