Roh Kudus Yang Dijanjikan Itu, Dicurahkan-Nya
Ibu, Bapak LANSIA yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Kita LANSIA sering merasakan kesunyian dan kesepian. Kadang kita berkata dalam hati: "Dulu rumah ini ramai… sekarang sudah sepi." "Dulu saya kuat bekerja… sekarang tubuh lemah." "Dulu banyak teman… sekarang banyak sudah lebih dahulu dipanggil Tuhan Allah." Namun firman Tuhan Allah hari ini membawa kabar penghiburan yang sangat indah, bahwa kita tidak pernah berjalan sendirian. Tuhan Allah memberikan Roh Kudus-Nya tinggal bersama kita. Dan itulah kabar penghiburan oleh rasul Petrus dalam khotbahnya pada Kisah Para Rasul Pasal 2.
Hari ini kita merayakan hari Kepenuhan Roh Kudus. Marilah kita merenungkan peristiwa yang sangat penting dalam sejarah gereja, yaitu ketika Roh Kudus dicurahkan kepada murid-murid dan orang-orang Yahudi diaspora yang menjadi percaya kepada Yesus Kristus pada saat merayakan Hari Pentakosta di Yerusalem. Peristiwa ini terjadi setelah kebangkitan dan kenaikan Yesus Kristus yang disaksikan oleh banyak orang di Yerusalem. Pada waktu itu, rasul Petrus berdiri di tengah orang banyak dan menjelaskan apa yang sedang terjadi. Yesus Kristus disalibkan, mati, tetapi Tuhan Allah membangkitkan Dia dari kematian. Setelah itu, Ia naik ke sorga dan dari sana Ia mencurahkan Roh Kudus kepada umat-Nya. "Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya." (Kis. 2:4)
Ketika Roh Kudus dicurahkan, terjadi sesuatu yang luar biasa. Orang-orang yang tadinya takut menjadi berani. Murid-murid yang sebelumnya bersembunyi kini berdiri dengan penuh keberanian memberitakan Injil. Itulah kuasa Roh Kudus. Namun yang sangat indah adalah apa yang dikatakan Petrus kepada orang banyak. Ia berkata bahwa janji Roh Kudus bukan hanya untuk mereka yang ada di sana, tetapi juga untuk anak-anak mereka dan bagi semua orang yang dipanggil oleh Tuhan Allah. Artinya, janji ini berlaku bagi semua generasi, termasuk kita yang hidup sekarang.
Ibu, Bapak LANSIA yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Apa sebenarnya Roh Kudus itu? Apa bedanya dengan roh manusia? Dalam Alkitab dan ilmu pengetahuan dijelaskan bahwa manusia terdiri dari tubuh, jiwa, dan roh.
TUBUH adalah bagian fisik manusia yang memungkinkan kita hidup dan berinteraksi dengan dunia fisik. Seperti fungsi tubuh adalah melihat, mendengar, berjalan, makan, bekerja.
JIWA adalah kepribadian manusia mencakup: pikiran (mind) — kemampuan berpikir dan memahami; perasaan (emotion) — kemampuan merasakan sukacita, sedih, takut, dan kasih; kehendak (will) — kemampuan memilih dan mengambil keputusan. Dalam Alkitab, jiwa sering dipakai untuk menunjuk pribadi manusia secara keseluruhan atau kehidupan batin manusia. Mazmur 42:6, "Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku?" Matius 16:26, "Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya?" Dapat disimpulkan bahwa jiwa adalah pusat kepribadian manusia.
ROH MANUSIA adalah bagian terdalam manusia yang dapat berhubungan dengan Tuhan Allah. Melalui roh manusia kita dapat menyembah Tuhan Allah, merasakan hadirat-Nya, menerima wahyu. Yohanes 4:24, menyembah dalam roh. Roma 8:16, Roh Allah bersaksi dengan roh kita. Roh manusia adalah dimensi rohani dari manusia yang mengarah kepada Tuhan Allah. Kesimpulannya roh manusia adalah alat komunikasi manusia dengan Tuhan Allah.
ROH KUDUS bukan bagian dari manusia. Roh Kudus adalah Pribadi Tuhan Allah yang bekerja di dalam diri orang percaya. 1 Korintus 3:16, Roh Allah diam di dalam kamu; Kisah Para Rasul 2:4, Roh Kudus dicurahkan; Yohanes 14:16, Roh Penolong. Jadi Roh Kudus bukan jiwa manusia, bukan roh manusia, tetapi Tuhan Allah yang tinggal dalam diri orang percaya. Dalam Perjanjian Baru, Roh Kudus bekerja terutama di dalam roh manusia, yaitu bagian terdalam manusia yang mampu berhubungan dengan Tuhan Allah. Setelah seseorang percaya kepada Yesus Kristus, Roh Kudus tidak hanya memengaruhi dari luar, tetapi diam dan bekerja dari dalam hati manusia. Yesus Kristus berkata, "Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang akan datang." (Yohanes 16:13)
Ibu, Bapak LANSIA yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Bagaimana Roh Kudus bekerja dalam tubuh, jiwa dan roh manusia? Roh Kudus bekerja melalui hati nurani dan pikiran. Roma 8:14, "Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah…" Roh Kudus tidak hanya diam dalam diri orang percaya, tetapi memimpin kehidupan orang percaya dari dalam. Artinya Roh Kudus memberi dorongan batin, menegur ketika kita salah, menuntun keputusan hidup. Prosesnya bisa seperti ini: Roh Kudus berbicara dalam roh manusia → hati nurani mulai menegur atau mengingatkan → pikiran mulai memahami kehendak Tuhan Allah → akhirnya kita mengambil keputusan yang benar. Jadi alurnya seperti ini: Roh Kudus → roh manusia → jiwa → tindakan hidup.
Roma 8:16 menegaskan, "Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah." Roma 8:11 menyatakan, "Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu."
Ada yang membuat ilustrasi cara bekerja Roh Kudus seperti ini: Bayangkan sebuah rumah dengan lampu di tengah ruangan. Roh Kudus seperti sumber listrik dan roh manusia seperti pusat instalasi listrik, dari sana listrik mengalir ke lampu kemudian menyala dan seluruh rumah menjadi terang. Demikian juga Roh Kudus bekerja dari dalam roh manusia, lalu menerangi pikiran, perasaan dan seluruh hidup kita dan kita melakukan kehendak-Nya.
Ibu, Bapak LANSIA yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Roh Kudus tidak hanya dicurahkan kepada murid-murid-Nya, tetapi juga kepada kita. "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita." (ayat 38-39)
Roh Kudus juga hadir dalam hidup kita hari ini. Ia menghibur ketika sedih, menguatkan ketika tubuh lemah dan sakit, mengingatkan ketika mulai lupa, memberi pengharapan ketika hidup terasa sunyi, menguatkan iman, menenangkan hati, mempersiapkan kita menuju kehidupan kekal. Karena itu, walaupun sudah Lanjut Usia, kita tidak berjalan sendiri, tidak hidup tanpa pengharapan, jangan menghadapi masa depan dengan ketakutan. Sebab Roh Kudus yang dijanjikan Tuhan Allah telah dicurahkan kepada kita. Amin.


